Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
02/07/2026
SMARTLIVE

Siapkan Guru Era Digital, FITK UIN Malang Masukkan AI ke Kurikulum 2026

rifamahmudah
  • Juli 2, 2026
  • 2 min read
Siapkan Guru Era Digital, FITK UIN Malang Masukkan AI ke Kurikulum 2026

SMARTLIVE,MALANG – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mengintegrasikan Artificial Intelligence (AI) ke dalam Kurikulum 2026. Mata kuliah AI direncanakan diberikan sejak semester pertama sebagai bekal mahasiswa menghadapi transformasi digital di dunia pendidikan.

Kebijakan tersebut menjadi salah satu keputusan utama dalam Rapat Pimpinan Review Kurikulum 2026 yang digelar Rabu (1/7/2026). Selain membahas implementasi kurikulum baru, rapat juga menghasilkan sejumlah langkah strategis, mulai dari digitalisasi layanan akademik, penyederhanaan administrasi tugas akhir, hingga percepatan realisasi anggaran fakultas.

Dekan FITK, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., menegaskan bahwa penerapan Kurikulum 2026 dirancang agar lulusan tidak hanya memahami perkembangan teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan AI secara etis, kreatif, dan produktif dalam proses pembelajaran.“AI bukan sekadar mata kuliah baru, tetapi fondasi bagi mahasiswa untuk mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai pedagogis,” ujarnya.

Menurutnya, AI akan menjadi bekal dasar yang mendukung mata kuliah lain, mulai dari penyusunan media pembelajaran, pengembangan strategi Teaching with AI, hingga peningkatan kualitas proses belajar mengajar di era digital.Sebagai bagian dari implementasi kurikulum baru, seluruh program studi diminta segera menyelesaikan penyusunan mata kuliah dan Rencana Pembelajaran Semester (RPS).

FITK juga akan menghadirkan narasumber ahli untuk memperkuat penyusunan perangkat pembelajaran sebelum batas akhir pengumpulan pada 19 Juli 2026.Dalam rapat tersebut juga disepakati beban studi mahasiswa tetap mengacu pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) dengan total 144 SKS dan maksimal 150 SKS, disesuaikan karakteristik masing-masing program studi. Selain pembaruan kurikulum, FITK juga mempercepat transformasi layanan akademik melalui Aplikasi EMPATIK.

Melalui sistem tersebut, proses administrasi tugas akhir, mulai pengajuan seminar proposal, seminar hasil, ujian komprehensif hingga ujian skripsi, akan dipangkas sehingga mahasiswa tidak lagi harus melalui proses administrasi berlapis di tingkat fakultas. Mahasiswa nantinya cukup memenuhi persyaratan yang telah divalidasi oleh program studi melalui sistem digital, sehingga pelayanan akademik menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan.

Baca Juga:  Tips Waktu Belajar yang Efektif Saat Ujian Tiba

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, Dr. H. Muhammad In’am Esha, M.Ag., meminta seluruh unit mempercepat realisasi program kerja setelah capaian anggaran hingga awal Juli masih berada di bawah 50 persen. Menurutnya, percepatan pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian administrasi menjadi prioritas agar target kinerja fakultas dapat tercapai sesuai jadwal.

Melalui implementasi Kurikulum 2026, integrasi AI dalam pembelajaran, serta digitalisasi layanan akademik, FITK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menargetkan lahirnya lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi sekaligus memiliki kompetensi pedagogik yang relevan dengan kebutuhan pendidikan masa depan. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *