Inovasi Tugu Tirta Malang Dilirik Kota Medan, Siap Dikembangkan di Ruang Publik
CITILIVE,MALANG – Inovasi Anjungan Air Siap Minum milik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang menarik perhatian Pemerintah Kota Medan. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyatakan siap mempelajari dan mengembangkan layanan air minum gratis tersebut sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik di ruang-ruang publik Kota Medan.
Ketertarikan itu disampaikan Rico saat mengunjungi stan Pemerintah Kota Malang dalam Indonesia City Expo (ICE) yang menjadi rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 di Medan.
Menurut Rico, konsep Anjungan Air Siap Minum yang dikembangkan Perumda Air Minum Tugu Tirta merupakan inovasi pelayanan publik yang layak dicontoh karena mampu menyediakan akses air minum yang aman, sehat, dan gratis bagi masyarakat.

“Inovasi ini sangat baik dan menjadi inspirasi bagi kami. Kami berharap kerja sama yang telah terjalin tidak berhenti pada penandatanganan kesepakatan saja, tetapi dapat diwujudkan dalam implementasi nyata sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Rico.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Medan akan mempelajari sistem yang diterapkan Kota Malang. Prototipe Anjungan Air Siap Minum yang diterima dari Pemerintah Kota Malang juga akan dijadikan referensi dalam pengembangan fasilitas serupa di ruang publik Kota Medan.
Anjungan Air Siap Minum merupakan salah satu inovasi unggulan Perumda Air Minum Tugu Tirta yang mengusung konsep Smart Water City. Melalui sistem tersebut, masyarakat dapat mengakses air minum siap konsumsi yang berasal dari sumber mata air pegunungan dan telah melalui proses pengolahan, desinfeksi, penyimpanan di reservoir, hingga distribusi sesuai standar kualitas air minum.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan keikutsertaan Pemerintah Kota Malang dalam Indonesia City Expo tidak hanya bertujuan mempromosikan produk unggulan daerah, tetapi juga memperkenalkan berbagai inovasi pelayanan publik yang dapat direplikasi oleh daerah lain.
“Keikutsertaan Kota Malang dalam Indonesia City Expo APEKSI 2026 menjadi momentum untuk mempromosikan produk unggulan UMKM sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah. Semakin luas potensi Kota Malang dikenal, maka semakin besar pula peluang kerja sama yang dapat diwujudkan untuk mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Wahyu.
Selain menghadirkan inovasi Tugu Tirta, stan Kota Malang juga menampilkan berbagai produk unggulan UMKM dari sektor kuliner, fesyen, kriya, hingga ekonomi kreatif yang menarik perhatian para pengunjung, termasuk delegasi pemerintah daerah dari berbagai kota di Indonesia.
Dalam ajang tersebut, Pemerintah Kota Malang juga menjalin sejumlah kerja sama strategis dengan pemerintah daerah lain di bidang pemerintahan, ketahanan pangan, pelayanan perizinan, perpajakan daerah, hingga pengembangan layanan air minum.
Ketertarikan Pemerintah Kota Medan terhadap Anjungan Air Siap Minum menjadi salah satu capaian penting Kota Malang dalam Indonesia City Expo APEKSI 2026. Hal itu menunjukkan inovasi pelayanan publik yang dikembangkan Kota Malang tidak hanya memberi manfaat bagi masyarakat lokal, tetapi juga mulai menjadi rujukan bagi daerah lain dalam menghadirkan layanan publik yang lebih modern, ramah lingkungan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
