Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
06/08/2026
CITILIVE

4.300 Calon Mahasiswa Baru Tervalidasi, UIN Malang Matangkan Layanan Registrasi hingga Distribusi Almamater

Shinta lubis
  • Agustus 6, 2026
  • 2 min read
4.300 Calon Mahasiswa Baru Tervalidasi, UIN Malang Matangkan Layanan Registrasi hingga Distribusi Almamater

SMARTLIVE – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mulai mematangkan seluruh layanan penerimaan mahasiswa baru setelah 4.300 calon mahasiswa baru (camaba) menyelesaikan proses validasi. Kampus kini fokus memastikan seluruh tahapan registrasi, distribusi jas almamater, hingga layanan mahasiswa berjalan lancar menjelang dimulainya tahun akademik 2026/2027.

Ketua Pelaksana Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UIN Malang, Imam Ahmad, mengatakan proses validasi masih terus berlangsung hingga 14 Agustus 2026. Jumlah mahasiswa yang telah tervalidasi diperkirakan masih akan bertambah seiring berlangsungnya registrasi ulang.

“Untuk sementara yang sudah tervalidasi sekitar 4.300 calon mahasiswa baru dan prosesnya masih berjalan sampai 14 Agustus,” ujarnya.

Tahun ini UIN Malang menyediakan kuota sekitar 5.300 mahasiswa baru melalui berbagai jalur seleksi. Meski terdapat sejumlah peserta yang mengundurkan diri, kekosongan tersebut telah diisi melalui mekanisme seleksi berikutnya sehingga target penerimaan mahasiswa tetap dapat terpenuhi.

Selain menyelesaikan proses administrasi, panitia PMB juga mempersiapkan berbagai layanan pendukung, mulai dari validasi dokumen, pembagian jas almamater, layanan crisis center, hingga pencetakan kartu mahasiswa. Langkah tersebut dilakukan agar proses registrasi berjalan lebih tertib, cepat, dan terintegrasi.

Berdasarkan data PMB, tingkat registrasi ulang berbeda di setiap jalur penerimaan. Jalur SNBP mencatat tingkat registrasi sekitar 82 persen, disusul SNBT sebesar 81 persen, sementara SPAN-PTKIN baru mencapai sekitar 45 persen. Adapun registrasi peserta jalur UM-PTKIN dan Mandiri masih berlangsung.

UIN Malang juga memastikan komitmennya sebagai kampus yang inklusif. Tahun ini, sejumlah mahasiswa nonmuslim dinyatakan lolos seleksi dan tetap mengikuti sistem pendidikan berasrama (ma’had). Untuk pembinaan keagamaan, kampus bekerja sama dengan rumah ibadah sesuai agama masing-masing mahasiswa.

Sementara itu, Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Hukum Keluarga Islam (HKI), dan Psikologi masih menjadi program studi dengan jumlah mahasiswa baru terbanyak pada penerimaan tahun ini.

Baca Juga:  Launching Aplikasi Krisna-Sakti Sebagai Lompatan Besar Reformasi Birokrasi Anggaran

Dengan ribuan mahasiswa yang telah menyelesaikan validasi, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang kini memasuki tahap akhir persiapan teknis guna memastikan seluruh mahasiswa baru dapat mengikuti proses akademik secara optimal sejak hari pertama perkuliahan.