Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
08/08/2026
CITILIVE

37 Tim Pelajar Berebut Gelar AXIS Nation Cup 2026 di Malang, Pemkot Dorong Pembinaan Atlet

Shinta lubis
  • Agustus 8, 2026
  • 3 min read
37 Tim Pelajar Berebut Gelar AXIS Nation Cup 2026 di Malang, Pemkot Dorong Pembinaan Atlet

CITILIVE – Sebanyak 37 tim futsal tingkat SMA, SMK, dan MA se-Malang Raya ambil bagian dalam AXIS Nation Cup (ANC) Regional Malang 2026 di GOR Ken Arok, Kota Malang. Turnamen berlangsung selama tiga hari, Jumat (7/8/2026) hingga Minggu (9/8/2026).

Kompetisi futsal pelajar tersebut tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi ruang pembinaan atlet usia sekolah sekaligus bagian dari penguatan ekosistem olahraga di Kota Malang.

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin saat membuka turnamen mengatakan Pemkot Malang mendukung penyelenggaraan kompetisi olahraga, termasuk yang digelar pihak swasta, selama memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Menurutnya, kompetisi olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, terutama melalui penerapan sportivitas, kerja sama tim, keberanian, dan mental bertanding.

“Kami sangat bahagia melihat banyak generasi muda, khususnya atlet-atlet dari Malang Raya, ikut serta dalam AXIS Nation Cup. Ini merupakan agenda yang sangat positif karena bukan hanya mencari juara, tetapi juga membangun karakter, sportivitas, keberanian, dan semangat berkompetisi,” ujar Ali.

Ia menilai kemenangan bukan satu-satunya ukuran keberhasilan dalam kompetisi. Para pemain juga dituntut mampu bekerja sama, menghormati lawan, menerima kekalahan, dan menjadikannya bagian dari proses pembentukan mental.

“Yang paling penting dalam kompetisi ini adalah bagaimana atlet mampu mengukur kemampuan, bekerja sama sebagai tim, menghormati lawan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas,” tegasnya.

Ali berharap AXIS Nation Cup dapat berlangsung secara berkelanjutan dan menjadi salah satu wadah pencarian bibit atlet futsal di Malang Raya. Atlet potensial dari kompetisi tersebut diharapkan dapat diproyeksikan memperkuat daerah pada ajang olahraga berjenjang, mulai Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga tingkat nasional.

Baca Juga:  Wali Kota Terpilih Malang Dukung Program Retret Kepala Daerah

Pemkot Buka Kolaborasi dengan Event Swasta

Pemkot Malang juga mendorong kolaborasi dengan penyelenggara event olahraga dari sektor swasta. Dukungan tersebut diberikan melalui fasilitasi perizinan, pemanfaatan sarana olahraga, hingga koordinasi lintas sektor.

Ali mengatakan penyelenggaraan event olahraga tidak harus selalu bergantung pada pembiayaan APBD.

“Selama kegiatan itu positif, kami mendukung penuh. Pemerintah mempermudah perizinan dan fasilitas. Ini bagian dari kolaborasi membangun Kota Malang sebagai kota penyelenggara event dan memperkuat branding Ngalam City,” katanya.

Menurutnya, banyaknya peserta dalam turnamen juga menjadi peluang bagi asosiasi futsal untuk memantau pemain potensial yang dapat dikembangkan menjadi atlet berprestasi.

Event Olahraga Dorong Ekonomi Kota

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, mengatakan AXIS Nation Cup turut memperkuat posisi Kota Malang sebagai destinasi sport tourism.

Menurut Arif, penyelenggaraan turnamen tersebut sejalan dengan program 1.000 Event yang terus didorong Pemkot Malang untuk meningkatkan aktivitas kegiatan di berbagai sektor.

Ia menyebut event olahraga di Kota Malang kini berlangsung hampir setiap pekan, baik yang diselenggarakan komunitas maupun pihak swasta.

“Setiap minggu hampir selalu ada event olahraga di Kota Malang. Tidak hanya futsal, tetapi juga lari, padel, sepeda dan cabang olahraga lainnya. Ini menunjukkan Kota Malang semakin dipercaya sebagai tuan rumah berbagai event olahraga,” jelas Arif.

Menurutnya, kedatangan atlet dan peserta dari luar daerah memberikan efek berantai terhadap perekonomian. Perputaran ekonomi tidak hanya terjadi di lokasi pertandingan, tetapi juga menyentuh sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga UMKM.

Sejumlah event olahraga lain yang berlangsung pada akhir pekan yang sama juga mendatangkan peserta dari luar daerah. Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan tingkat hunian hotel dan transaksi sektor kuliner sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.