UM Buka Akses Beasiswa Penuh ke Korea Selatan, Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis Selama Satu Semester
SMARTLIVE – Universitas Negeri Malang (UM) membuka peluang bagi mahasiswanya untuk menempuh studi di Kyung In Women University, Korea Selatan, melalui program student exchange dengan skema beasiswa penuh. Program yang dijadwalkan berlangsung pada September–Desember 2026 itu memberikan pembebasan biaya kuliah, akomodasi, hingga bantuan biaya hidup bagi peserta.
Kesempatan tersebut menjadi bagian dari kerja sama internasional yang resmi dijalin UM dengan Kyung In Women University melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang difasilitasi PT LeeJang Consultant Education di Graha Rektorat UM, Senin (20/7).
Direktur UPT Kantor Urusan Internasional UM, Dr. Sari Karmina, mengatakan program pertukaran mahasiswa awalnya ditawarkan untuk sekitar 13 hingga 15 mahasiswa pada bidang pariwisata. Namun setelah pembahasan lebih lanjut, kesempatan tersebut diperluas bagi mahasiswa dari berbagai program studi.
“Awalnya hanya ditawarkan untuk mahasiswa pariwisata. Setelah kami berdiskusi, ternyata mahasiswa dari program studi lain seperti manajemen dan bidang lain yang tersedia di Kyung In Women University juga dapat mengikuti program ini,” ujarnya.
Menurut Sari, program tersebut menjadi peluang langka karena seluruh biaya utama ditanggung melalui dukungan Pemerintah Korea Selatan. Peserta hanya diwajibkan menyiapkan biaya tiket pesawat dan pengurusan visa.

“Mahasiswa tidak dikenai biaya kuliah maupun biaya tempat tinggal. Bahkan mereka juga mendapatkan bantuan biaya hidup selama berada di Korea Selatan. Yang perlu dipersiapkan hanya tiket perjalanan dan visa,” katanya.
Ia menilai skema pembiayaan seperti ini jarang diperoleh perguruan tinggi di Indonesia sehingga menjadi kesempatan besar bagi mahasiswa UM untuk memperoleh pengalaman belajar internasional tanpa terbebani biaya pendidikan.
Selain membuka program pertukaran mahasiswa, kerja sama kedua perguruan tinggi juga mencakup mobilitas dosen (lecturer mobility), kolaborasi penelitian, penguatan sistem penjaminan mutu (quality assurance), serta pengembangan berbagai program akademik internasional.
Melalui kemitraan tersebut, UM berharap semakin banyak mahasiswa memiliki pengalaman belajar di luar negeri sekaligus meningkatkan kompetensi akademik, kemampuan berbahasa asing, dan wawasan lintas budaya yang dibutuhkan dalam dunia kerja global.
Kerja sama ini juga menjadi bagian dari strategi internasionalisasi kampus untuk memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi luar negeri dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
Sementara itu, Rektor UM Prof. Dr. Hariyono menilai kolaborasi internasional menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia. Menurutnya, pertukaran mahasiswa dan dosen akan memperkaya pengalaman akademik sekaligus memperluas jejaring riset antarnegara.
Dengan dibukanya program ini, mahasiswa UM berkesempatan merasakan langsung sistem pendidikan tinggi di Korea Selatan sekaligus memperluas pengalaman internasional yang dapat menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.
