800 Lulusan UIN Malang Diwisuda, Mayoritas Raih Predikat Cum Laude
SMARTLIVE— Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang mewisuda 800 lulusan pada Wisuda ke-93 Periode III Tahun 2026, Sabtu (5/9/2026). Para lulusan tersebut berasal dari jenjang sarjana, profesi, magister hingga doktor.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Drs. H. Basri, M.A., Ph.D., mengatakan sebanyak 800 lulusan mengikuti wisuda periode tersebut.
“Wisuda ke-93 Periode III Tahun 2026 berjumlah 800 orang,” kata Basri dalam laporan akademik wisuda.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 589 lulusan atau 73,6 persen berasal dari Program Sarjana (S1). Kemudian 38 lulusan atau 4,8 persen dari Program Profesi, 145 lulusan atau 18,1 persen dari Program Magister, dan 28 lulusan atau 3,5 persen dari Program Doktor.
Berdasarkan jenis kelamin, wisudawati perempuan mendominasi dengan 522 orang atau 65,3 persen. Sementara wisudawan laki-laki berjumlah 278 orang atau 34,8 persen.

FTIK Sumbang Lulusan Terbanyak
Dari tingkat fakultas, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) menjadi penyumbang lulusan terbanyak dengan 169 orang atau sekitar 21 persen.
Berikutnya, Fakultas Sains dan Teknologi menyumbang 125 lulusan atau 15,6 persen, Fakultas Humaniora 94 lulusan atau 11,8 persen, Fakultas Syariah 92 lulusan atau 11,5 persen, Fakultas Ekonomi 59 lulusan atau 7,4 persen, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan 58 lulusan atau 7,3 persen, serta Fakultas Psikologi sebanyak 41 lulusan atau 5,1 persen.
Sementara itu, Program Pascasarjana yang mencakup jenjang Magister dan Doktor meluluskan 162 orang atau 20,3 persen.
Capaian Akademik Tinggi
Capaian akademik lulusan juga menunjukkan hasil yang tinggi. Pada jenjang Sarjana, IPK rata-rata mencapai 3,72. Sebanyak 65 persen lulusan meraih predikat cum laude, sedangkan 35 persen lainnya memperoleh predikat sangat memuaskan.
Pada Program Profesi, IPK rata-rata mencapai 3,89. Sebanyak 87 persen lulusan meraih predikat sangat memuaskan, 5 persen cum laude, dan 8 persen memuaskan.

Program Magister mencatat IPK rata-rata 3,89. Sebanyak 91 persen lulusan meraih predikat cum laude, sedangkan 9 persen lainnya sangat memuaskan.
Sementara Program Doktor mencatat IPK rata-rata 3,89. Sebanyak 96 persen lulusan meraih predikat cum laude dan 4 persen sangat memuaskan.
Data tersebut menunjukkan tingginya capaian akademik lulusan, khususnya pada jenjang Magister dan Doktor yang didominasi predikat cum laude.
Rektor Ingatkan Pentingnya Menjaga Mental dan Keimanan
Di tengah capaian akademik tersebut, Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., menyampaikan pesan khusus kepada para lulusan yang akan menghadapi tantangan di tengah masyarakat.

Dalam sambutannya, Prof. Ilfi menyoroti dinamika perkembangan zaman dan derasnya arus informasi yang berpotensi memberikan pengaruh terhadap kehidupan dan moralitas generasi muda.
Ia mengingatkan para wisudawan agar tidak hanya mempersiapkan kemampuan akademik dan profesional, tetapi juga menjaga ketahanan mental serta keimanan.
“Cintailah dirimu, jangan kau buat hancur nama besarmu, nama orang tuamu, dan masa depanmu dunia akhirat. Maka jagalah keimanan dan mental,” ujar Prof. Ilfi di hadapan 800 wisudawan dan para wali murid.
Menurutnya, tantangan yang akan dihadapi para alumni setelah menyelesaikan pendidikan tidak hanya berkaitan dengan persaingan untuk memperoleh pekerjaan atau mengembangkan karier.
Lebih dari itu, para lulusan juga akan menghadapi berbagai tantangan sosial yang membutuhkan ketahanan sikap, moral dan keagamaan.
“Betapa pun derasnya arus informasi yang ada, anak-anakku jangan terpengaruh,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi para lulusan agar memiliki kemampuan menyaring berbagai informasi dan pengaruh yang ditemui di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin cepat.
Mayoritas Sarjana Lulus 7-8 Semester
Dari sisi masa studi, sebagian besar lulusan Sarjana menyelesaikan pendidikan dalam waktu 7-8 semester.
Tercatat 516 lulusan atau 88 persen menyelesaikan studi dalam 7-8 semester. Sebanyak 42 lulusan atau 7 persen menempuh 9-10 semester, sedangkan 31 lulusan atau 5 persen menyelesaikan pendidikan dalam 11-14 semester.
Pada jenjang Magister, sebanyak 99 lulusan atau 68 persen menyelesaikan studi dalam 3-4 semester. Kemudian 35 lulusan atau 24 persen menempuh 5-6 semester dan 11 lulusan atau 8 persen menyelesaikan studi dalam 7-9 semester.

Sedangkan pada Program Doktor, sebanyak 12 lulusan atau 43 persen menyelesaikan studi dalam 4-6 semester. Jumlah yang sama, yakni 12 lulusan atau 43 persen, menyelesaikan studi dalam 7-9 semester. Sementara empat lulusan atau 14 persen menempuh 10-14 semester.
Lima Wisudawan Terbaik
Dalam wisuda tersebut, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga menetapkan wisudawan terbaik dari sejumlah kelompok jenjang pendidikan.
Pada Program Sarjana bidang Ilmu Sosial, Humaniora, dan Keagamaan, wisudawan terbaik diraih Zaqhlul Ammar dari Program Studi Bahasa dan Sastra Arab dengan yudisium 3,99 cum laude. Ia berasal dari Aceh Besar.
Untuk Program Sarjana bidang Ilmu Sains, Teknik, dan Kesehatan, predikat wisudawan terbaik diraih Rizka Fadillah Naila Sa’adah dari Program Studi Teknik Informatika dengan yudisium 3,99 cum laude. Ia berasal dari Malang.
Pada Program Profesi, penghargaan wisudawan terbaik diberikan kepada Naila Rizki Salsabila dari Pendidikan Profesi Apoteker dengan yudisium 3,78 cum laude, asal Malang.
Sementara itu, wisudawan terbaik Program Magister diraih Muhammad Aldi dari Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam dengan IPK 4,00 cum laude. Ia berasal dari Padang, Sumatera Barat.
Untuk Program Doktor, wisudawan terbaik diraih Zaqhlul Ammar dari Program Doktor Pendidikan Bahasa Arab dengan yudisium 3,94 cum laude, asal Kabupaten Malang.
Wisuda ke-93 Periode III Tahun 2026 menjadi momentum bagi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melepas 800 lulusan untuk melanjutkan kiprah di tengah masyarakat.
Selain capaian akademik, para lulusan juga diharapkan mampu membawa nilai integritas, ketahanan mental dan keimanan dalam menghadapi berbagai tantangan pada fase kehidupan berikutnya.
