Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
09/09/2026
CITILIVE

Pasokan Menipis, Harga Beras Premium di Malang Naik Rp5 Ribu per Sak

rifamahmudah
  • September 9, 2026
  • 3 min read
Pasokan Menipis, Harga Beras Premium di Malang Naik Rp5 Ribu per Sak

CITILIVE,MALANG – Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Malang menemukan kenaikan harga beras premium di tengah berkurangnya pasokan dari distributor. Harga beras premium di Pasar Klojen naik sekitar Rp5 ribu per sak, dari sebelumnya Rp75 ribu menjadi Rp80 ribu.

Kondisi tersebut menjadi salah satu temuan dalam pemantauan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok yang dilakukan TPID Kota Malang, Selasa (8/9/2026).

Pemantauan dilakukan di sejumlah titik, mulai distributor, Pasar Klojen hingga Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), untuk memastikan ketersediaan komoditas strategis sekaligus mengantisipasi potensi tekanan inflasi.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi, mengatakan secara umum harga kebutuhan pokok di pasar masih relatif stabil. Namun, pasokan beras premium menjadi perhatian setelah jumlah suplai dari distributor dilaporkan berkurang.

“TPID melakukan pemantauan di distributor, kemudian di pasar, dan kemudian di SPBU. Khusus di pasar ini melihat dan memastikan bahwa harga-harga sembako ini relatif stabil,” kata Eko.

Meski harga sejumlah kebutuhan pokok masih terkendali, berkurangnya pasokan beras premium dinilai perlu segera ditelusuri. Sebab, jika pasokan terus menurun sementara kebutuhan tetap tinggi, harga berpotensi kembali mengalami kenaikan.

“Memang yang beras premium ini agak sedikit berkurang suplai dari distributor. Ini akan kita lihat, akan kita pantau lagi ke depan,” ujarnya.

TPID tidak hanya akan memantau perubahan harga di tingkat pasar, tetapi juga menelusuri penyebab berkurangnya pasokan dari distributor. Pemerintah Kota Malang membuka kemungkinan melakukan intervensi apabila kondisi tersebut mulai mengganggu ketersediaan beras bagi masyarakat.

“Pasti nanti kita akan survei juga penyebab dari kekurangan beras yang premium. Pasti nanti kita akan intervensi untuk memenuhi kebutuhan berasnya,” tegas Eko.

Baca Juga:  DPRD Kabupaten Malang Soroti 788 Gedung Sekolah Rusak Berat, Zulham: Anggaran Pendidikan Rp1,5 Triliun Belum Menjawab Kebutuhan

Berdasarkan hasil pemantauan di Pasar Klojen, harga beras premium sebelumnya berada di kisaran Rp75 ribu per sak. Saat pemantauan dilakukan, harga telah meningkat menjadi sekitar Rp80 ribu per sak.

Kenaikan harga beras premium ini menjadi perhatian karena beras merupakan salah satu komoditas pangan utama yang berpengaruh terhadap pengeluaran rumah tangga dan perkembangan inflasi daerah.

Pemkot Malang memastikan akan terus memantau pergerakan harga serta ketersediaan bahan pokok di tingkat distributor dan pasar. Intervensi pasar akan dipertimbangkan apabila terjadi penurunan stok atau lonjakan harga yang signifikan.

Eko berharap kebutuhan pangan masyarakat tetap dapat terpenuhi dengan harga yang terjangkau. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat memiliki pilihan jenis beras sesuai kebutuhan dan kemampuan.

“Harapannya nanti masyarakat, para pengguna pasar yang memanfaatkan jasa pasar, terutama kebutuhan sembako, bisa terpenuhi dan juga punya pilihan selain beras premium yang tadi sempat menjadi pantauan,” katanya.

Pemantauan TPID akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar persoalan berkurangnya pasokan beras premium tidak berkembang menjadi gangguan terhadap stabilitas harga pangan di Kota Malang.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *