636 Mahasiswa FTIK UIN Malang Ikuti Yudisium, Torehkan 400 Prestasi hingga Level Internasional
SMARTLIVE– Sebanyak 636 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mengikuti Yudisium Periode III September 2026. Dalam momentum tersebut, FTIK mencatat ratusan prestasi mahasiswa dari tingkat lokal hingga internasional.
Yudisium berlangsung di Aula Lantai 5 Gedung Dr. (HC) Ir. H. Soekarno, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dengan dihadiri jajaran pimpinan FTIK, mulai dari dekan, wakil dekan, ketua program studi hingga sekretaris program studi.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kelembagaan FTIK UIN Malang, Dr. Muh. Yunus, M.Si., menyampaikan laporan akademik para peserta yudisium sebagai bagian dari rangkaian pengukuhan mahasiswa yang telah menyelesaikan seluruh proses pendidikan pada program studi masing-masing.

Sementara itu, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Prof. Dr. Marno, M.Ag., memaparkan capaian prestasi mahasiswa FTIK selama menjalani pendidikan.
Berdasarkan laporan tersebut, mahasiswa FTIK mencatat 89 prestasi internasional, 200 prestasi nasional, 39 prestasi regional, dan 72 prestasi lokal.
Capaian itu dinilai menunjukkan bahwa mahasiswa FTIK tidak hanya berkembang dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berkompetisi dan berprestasi di berbagai bidang hingga tingkat internasional.
Dekan FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., dalam sambutannya menegaskan bahwa keberhasilan mahasiswa tidak semata-mata diukur dari capaian akademik maupun Indeks Prestasi Kumulatif (IPK).

Ia mendorong para lulusan, khususnya yang akan memasuki profesi pendidikan, untuk tidak memandang profesi guru secara sempit. Menurutnya, pendidik memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas generasi dan masa depan bangsa.
Pesan tersebut sekaligus menjadi bekal bagi 636 peserta yudisium sebelum memasuki tahapan wisuda dan terjun ke dunia profesional maupun kehidupan bermasyarakat.
Selain pengukuhan, FTIK juga memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan capaian akademik dan nonakademik terbaik dari masing-masing program studi.
Rangkaian kegiatan turut diisi dengan penyampaian pesan dan kesan mahasiswa, penampilan seni, serta doa bersama sebagai penanda berakhirnya perjalanan akademik para peserta.
Sebelumnya, peserta juga mengikuti sosialisasi tracer study yang menjadi bagian dari evaluasi keberlanjutan pendidikan. Melalui tracer study, fakultas menghimpun informasi mengenai perjalanan lulusan setelah menyelesaikan studi, termasuk kiprah mereka di dunia kerja dan masyarakat.
FTIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap para lulusan tidak berhenti pada pencapaian akademik. Bekal keilmuan, prestasi, pengalaman selama berada di kampus serta nilai-nilai Ulul Albab diharapkan dapat diterapkan ketika para lulusan memasuki dunia profesional dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.
Yudisium Periode III September 2026 tersebut menjadi salah satu momentum pelepasan akademik FTIK UIN Malang sebelum para mahasiswa melanjutkan ke prosesi wisuda dan memasuki fase pengabdian yang lebih luas.
