Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
03/09/2026
CITILIVE

Museum Keliling Disdikbud Malang Kenalkan Candi Badut dan Situs Karangbesuki kepada Siswa

Shinta lubis
  • September 3, 2026
  • 2 min read
Museum Keliling Disdikbud Malang Kenalkan Candi Badut dan Situs Karangbesuki kepada Siswa

CITILIVE — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang membawa pembelajaran sejarah lokal langsung ke sekolah melalui program Museum Keliling. Kali ini, siswa SDN Karangbesuki 4 diajak mengenal Candi Badut dan Situs Karangbesuki yang berada di kawasan sekitar sekolah, Kamis (3/9/2026).

Penanggung jawab Museum Keliling Disdikbud Kota Malang, Rakai Hino Galeswangi atau Sam Raka, mengatakan materi di SDN Karangbesuki 4 sengaja disesuaikan dengan karakteristik wilayah sekolah.

“Yang dibahas hampir sama dengan hari-hari kemarin, cuma ada sedikit perbedaan. Hari ini kita khususkan karena wilayahnya dekat dengan Candi Badut dan Situs Karangbesuki di SD Karangbesuki 4 ini,” ujar Sam Raka.

Menurutnya, pendekatan tersebut membuat siswa tidak hanya mempelajari sejarah dari buku, tetapi memahami keberadaan tinggalan sejarah yang berada di lingkungan tempat mereka belajar.

Sam Raka mengenalkan Candi Badut sebagai salah satu tinggalan penting dalam sejarah kawasan Malang. Ia juga mendorong siswa memahami bahwa Situs Karangbesuki dan Candi Badut memiliki nilai sejarah yang perlu dikenali dan dilestarikan.

“Adik-adik kita arahkan untuk mengetahui bahwa di wilayah Karangbesuki ini ada Candi Badut dan Situs Karangbesuki yang merupakan situs berkaliber nasional, bukan hanya lokal,” katanya.

Pengenalan tersebut juga mencakup pemahaman dasar mengenai situs, percandian, tinggalan sejarah, serta pentingnya menjaga warisan budaya.

“Supaya adik-adik bisa lebih mengembangkan pengetahuan seperti apa situs itu, seperti apa percandian itu, dan khususnya seperti apa situs-situs atau candi-candi peninggalan yang dijadikan warisan budaya sekelas nasional,” tutur Sam Raka.

Museum Dibawa Mendekat ke Sekolah

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Malang, Juli Handayani, mengatakan Museum Keliling merupakan program tahunan yang salah satu tujuannya mendekatkan museum kepada masyarakat, terutama pelajar.

Baca Juga:  Sheila On 7 Tampil di Malang Setelah 7 Tahun, POLIPONI 2026 Digelar di Lapangan Rampal

Menurut Juli, Disdikbud Kota Malang mengelola dua museum, yakni Museum Mpu Purwa di kawasan Jalan Soekarno-Hatta dan Museum Pendidikan di Jalan Raya Tlogowaru.

Juli mengatakan masih terdapat siswa yang belum pernah berkunjung ke museum. Karena itu, pihaknya memilih mendatangi sekolah melalui program Museum Keliling.

“Makanya dari kami ini program Museum Keliling ini salah satunya ingin mendekat ke sekolah, ke anak-anak, mengenalkan apa itu museum,” kata Juli.

Melalui program tersebut, pembelajaran tidak hanya diarahkan untuk mengenalkan koleksi museum, tetapi juga menghubungkan materi sejarah dengan lingkungan sekitar siswa.

Di SDN Karangbesuki 4, pendekatan tersebut diwujudkan dengan mengenalkan Candi Badut dan Situs Karangbesuki sebagai bagian dari warisan budaya yang berada di kawasan tempat siswa tinggal dan belajar.

Disdikbud berharap pengenalan sejarah lokal sejak usia sekolah dapat menumbuhkan rasa bangga sekaligus kepedulian siswa terhadap keberadaan warisan budaya di Kota Malang.