Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
05/11/2026
SMARTLIVE

Seminar FEB UM Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Kedaulatan Ekonomi

rifamahmudah
  • November 5, 2026
  • 3 min read
Seminar FEB UM Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Perkuat Kedaulatan Ekonomi

SMARTLIVE,MALANG — Penguatan kedaulatan ekonomi membutuhkan sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, perbankan, dan pelaku usaha. Kolaborasi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk membangun ekosistem ekonomi yang produktif, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan daya saing masyarakat.

Gagasan tersebut mengemuka dalam Seminar Kebangsaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang (UM) yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-26, Selasa (3/11/2026). Seminar ini menghasilkan sejumlah pemikiran mengenai strategi penguatan ekonomi, mulai dari pemetaan kebutuhan daerah, pengembangan riset dan inovasi, penyediaan pembiayaan yang sehat, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pasar.

Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak dapat dibangun melalui satu disiplin ilmu secara terpisah. Pendekatan transdisipliner diperlukan untuk mengintegrasikan berbagai bidang keilmuan dalam menjawab persoalan ekonomi. “Pertumbuhan ekonomi terbangun melalui pengembangan ilmu yang tidak terisolasi. Oleh karena itu, ekonomi harus ditunjang dengan perpaduan ilmu transdisipliner sehingga terjadi pertumbuhan ekonomi yang unggul,” jelas Hariyono.

Pemerintah, Kampus, dan Perbankan Perlu Bersinergi

Staf Khusus Kementerian Bidang Pemerintahan Desa dan Pengembangan Perbatasan, Brigjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, S.H., M.Hum., menyoroti pentingnya pembagian peran antar pemangku kepentingan dalam memperkuat ekonomi daerah. Menurutnya, pemerintah daerah perlu memetakan kebutuhan sekaligus membangun ekosistem pendukung. Perguruan tinggi berperan melalui riset, pelatihan, dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Di sisi lain, perbankan perlu menyediakan pembiayaan yang sehat dan sesuai tingkat risiko. Pelaku usaha juga dituntut mampu mengolah produk serta memperluas jangkauan pasar agar potensi ekonomi daerah dapat berkembang. Area Manager Bank Syariah Indonesia (BSI) Malang, Waskito Vergino, S.T., M.B.A., M.Sc., menambahkan bahwa kolaborasi antara BSI dan UM menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, layanan keuangan yang berkualitas diperlukan untuk mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  Shopee 11.11 Big Charity, Peduli Pendidikan Anak-Anak Indonesia

Digitalisasi Jadi Strategi Tingkatkan Daya Saing

Selain kolaborasi kelembagaan, seminar juga menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital. Narasumber Gilang Herlambang menyampaikan bahwa pelaku usaha perlu memanfaatkan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Strategi tersebut dapat dilakukan melalui konten edukasi, hiburan, dan promosi yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Pemanfaatan teknologi dinilai dapat membantu pelaku usaha meningkatkan daya saing sekaligus memperkuat pemasaran produk di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat.

Ketua Pelaksana Dies Natalis FEB UM ke-26, Januar Kustiandi, S.Pd., M.Pd., Ph.D., CBV., CDA., mengatakan seminar dan rangkaian kegiatan dies natalis diarahkan untuk memperkuat budaya akademik, kolaborasi, serta kontribusi fakultas terhadap masyarakat. Melalui forum tersebut, FEB UM mendorong sinergi antara dunia akademik dan sektor ekonomi untuk menjawab tantangan pembangunan. Gagasan yang dibahas juga sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama pendidikan berkualitas, pertumbuhan ekonomi dan pekerjaan layak, serta kemitraan lintas sektor. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *