FK UB Bantah Mahasiswanya Punya Masalah Akademik
MALANG KOTA — Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (FK UB) membantah spekulasi yang mengaitkan insiden mahasiswa berinisial R (19) dengan persoalan akademik. Hasil penelusuran fakultas menunjukkan R memiliki catatan akademik yang baik, dengan kehadiran kuliah baik dan indeks prestasi kumulatif (IPK) mencapai 3,8. Penegasan itu disampaikan Ketua Program Studi Sarjana Kedokteran FK UB, dr. Hafid, M.Biomed., Sp.An., dalam konferensi pers, Jumat (11/9/2026) sore.
Hafid mengatakan, fakultas tidak menemukan persoalan akademik yang menonjol pada R. Tidak ada catatan masalah dengan dosen maupun mahasiswa lain. “Kehadiran kuliahnya baik. Tidak ada kesulitan dengan dosen maupun kakak tingkat. Bahkan untuk IPK-nya sebesar 3,8,” ujar Hafid. FK UB juga mengklarifikasi informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan tekanan karena R disebut tidak lolos kegiatan orientasi mahasiswa.
Hafid membenarkan R sempat tidak hadir dalam salah satu rangkaian kegiatan tersebut. Namun, ketidakhadiran itu telah diselesaikan melalui mekanisme pengganti dan R dinyatakan lulus. “Memang ada ketidakhadiran, tetapi sudah diganti dan yang bersangkutan dinyatakan lulus,” jelasnya. Menurut Hafid, kondisi akademik R justru tergolong baik. Karena itu, fakultas meminta agar spekulasi mengenai persoalan akademik tidak dijadikan kesimpulan atas insiden yang dialami mahasiswa tersebut.
R Masih Jalani Perawatan
Di sisi lain, kondisi R dilaporkan stabil setelah menjalani rangkaian operasi. Mahasiswa Fakultas Kedokteran UB tersebut masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang. “Untuk mahasiswa kami sekarang dalam kondisi stabil. Oleh tim dokter dengan berbagai spesialis sudah dilakukan tindakan berupa rangkaian operasi,” kata Hafid. Hafid menambahkan, FK UB sejak awal memilih memprioritaskan penanganan R dan pendampingan terhadap teman-temannya. Fakultas juga berkoordinasi dengan pihak rektorat dalam penanganan tersebut.
Sementara itu, FK UB belum menyimpulkan faktor lain yang mungkin berkaitan dengan insiden tersebut. Fakultas masih menunggu informasi resmi dari pihak yang melakukan penyelidikan. Hafid menegaskan, informasi mengenai penyebab maupun latar belakang insiden tidak akan disimpulkan sebelum hasil penyelidikan resmi diperoleh. (Shin)
