SMARTLIVE – Upaya meningkatkan kualitas tata kelola dan pelayanan di lingkungan perguruan tinggi terus dilakukan melalui penguatan kolaborasi antar lembaga. Salah satu langkah yang ditempuh adalah dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan mengenai pengelolaan administrasi, pelayanan akademik, serta pemanfaatan teknologi digital. Semangat tersebut terlihat dalam kunjungan studi wawasan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri Madura ke FTIK Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang pada Jumat (16/10/2026).
Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Gedung Megawati FTIK UIN Malang. Rombongan FTIK UIN Madura dipimpin langsung oleh Dekan, Prof. Dr. H. Siswanto, M.Pd. Turut mendampingi dalam kunjungan tersebut Wakil Dekan III, Dr. Fathol Haliq, M.Si., bersama sejumlah tenaga kependidikan. Kedatangan rombongan disambut oleh jajaran pimpinan FTIK UIN Malang dalam suasana penuh keakraban dan keterbukaan untuk berdiskusi.Pertemuan ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antar lembaga, tetapi juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk mempelajari berbagai praktik pengelolaan fakultas yang telah dikembangkan.
Melalui kegiatan tersebut, kedua institusi berupaya memperluas wawasan mengenai strategi peningkatan mutu administrasi dan pelayanan yang lebih efektif, profesional, serta sesuai dengan kebutuhan perguruan tinggi. Sejumlah aspek menjadi pokok pembahasan dalam diskusi, mulai dari pelayanan akademik, tata kelola keuangan, administrasi kepegawaian, hingga penerapan teknologi digital dalam mendukung aktivitas kelembagaan. Pertukaran pengalaman ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai pendekatan yang dapat diterapkan untuk memperbaiki sistem kerja dan meningkatkan kualitas layanan kepada seluruh pengguna layanan kampus.
Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Siswanto, M.Pd., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memiliki arti penting, baik dalam mempererat silaturahmi maupun memperkaya pengetahuan mengenai tata kelola administrasi fakultas. Menurutnya, kegiatan studi wawasan menjadi kesempatan bagi tenaga kependidikan di lingkungan UIN Madura untuk mempelajari pengalaman institusi lain dalam mengembangkan pelayanan yang berkualitas.
Ia juga menilai bahwa interaksi dan pertukaran informasi antar fakultas dapat membantu membuka perspektif baru dalam menghadapi berbagai tantangan administrasi. Dengan mempelajari praktik yang telah berjalan di perguruan tinggi lain, setiap institusi memiliki peluang untuk mengevaluasi sistem kerja sekaligus menemukan pendekatan yang lebih efektif dan responsif.
Pelayanan Administrasi sebagai Penopang Mutu Pendidikan

Dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, kualitas administrasi menjadi salah satu unsur yang menentukan kelancaran kegiatan akademik maupun nonakademik. Sistem pelayanan yang terorganisasi, prosedur yang mudah dipahami, serta koordinasi yang berjalan baik akan membantu mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan memperoleh layanan secara optimal.
Oleh sebab itu, peningkatan mutu pelayanan tidak cukup dilakukan melalui pembenahan prosedur semata. Diperlukan pula pengembangan kompetensi sumber daya manusia, evaluasi berkelanjutan, dan keterbukaan terhadap inovasi. Kegiatan studi wawasan seperti ini menjadi salah satu sarana untuk memperkuat upaya tersebut melalui pembelajaran langsung dan diskusi bersama.
Pengalaman yang dibagikan oleh masing-masing institusi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun strategi pengembangan administrasi. Dengan demikian, praktik baik yang telah diterapkan di satu perguruan tinggi dapat menjadi inspirasi bagi institusi lain, tentunya dengan menyesuaikan kebutuhan dan karakteristik organisasinya.
Pemanfaatan Teknologi untuk Mendukung Transformasi Digital
Selain membahas tata kelola administrasi, kunjungan FTIK UIN Madura juga menyoroti pemanfaatan sistem digital dalam menunjang pelayanan fakultas. Wakil Dekan Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan FTIK UIN Malang, Dr. Muh. Yunus, M.Si., menjelaskan proses pembelajaran dan pengelolaan akademik di lingkungan FTIK, termasuk penggunaan Sistem Informasi Akademik (SIAKAD) dan EMPATIK.
Kedua sistem tersebut menjadi bagian dari pembahasan mengenai pengembangan layanan berbasis teknologi yang dapat membantu pengelolaan informasi akademik dan administrasi secara lebih terintegrasi. Pemanfaatan sistem digital diharapkan mampu mendukung efektivitas kerja, mempermudah pengelolaan data, serta meningkatkan ketepatan dalam penyampaian informasi. Transformasi digital di lingkungan perguruan tinggi tidak hanya berkaitan dengan perubahan proses manual menjadi sistem elektronik. Lebih dari itu, digitalisasi menuntut adanya pembaruan pola kerja agar semakin sistematis, efisien, dan mudah menyesuaikan diri dengan perkembangan kebutuhan pengguna.
Dalam penerapannya, kesiapan tenaga kependidikan juga menjadi faktor penting. Penguasaan teknologi harus disertai pemahaman terhadap prosedur pelayanan, ketelitian dalam mengelola data, serta tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Perpaduan antara kemampuan sumber daya manusia dan dukungan sistem digital diharapkan dapat menghasilkan pelayanan yang lebih profesional dan berkualitas.
Melalui diskusi tersebut, kedua fakultas memperoleh kesempatan untuk bertukar pandangan mengenai berbagai kemungkinan pengembangan layanan akademik dan administrasi. Pembahasan ini sekaligus memperlihatkan bahwa teknologi dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung tata kelola perguruan tinggi yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Sinergi Antar Lembaga untuk Mewujudkan Pelayanan Prima
FTIK UIN Malang menyambut positif kunjungan dari FTIK UIN Madura sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring kerja sama di lingkungan perguruan tinggi Islam. Wakil Dekan Bidang AUPK FTIK UIN Malang, Dr. In’am Esha, menegaskan pentingnya membangun sinergi dalam meningkatkan mutu pelayanan dan profesionalisme tenaga kependidikan.
Menurutnya, tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan pendidikan tinggi. Karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme mereka perlu terus dilakukan agar mampu memberikan pelayanan prima kepada mahasiswa, dosen, maupun pihak lain yang membutuhkan layanan administrasi. Kolaborasi antar fakultas juga menjadi pengingat bahwa peningkatan kualitas institusi tidak dapat dilepaskan dari kemauan untuk saling belajar dan melakukan evaluasi. Keterbukaan dalam berbagi pengalaman memungkinkan setiap lembaga menemukan gagasan baru yang dapat dikembangkan untuk memperkuat kinerja organisasi.
Melalui pertemuan tersebut, FTIK UIN Madura dan FTIK UIN Malang diharapkan dapat memperoleh manfaat nyata bagi pengembangan sistem administrasi dan peningkatan kualitas pelayanan. Wawasan yang didapatkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendorong inovasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing fakultas. Kunjungan studi wawasan ini sekaligus menegaskan bahwa keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran dan capaian akademik, tetapi juga oleh kekuatan tata kelola serta mutu pelayanan yang diberikan. Administrasi yang tertata, sumber daya manusia yang kompeten, dan pemanfaatan teknologi secara tepat merupakan bagian penting dalam membangun institusi pendidikan yang unggul.
Dengan semangat kebersamaan, FTIK UIN Madura dan FTIK UIN Malang terus membuka ruang kolaborasi untuk memperkuat profesionalisme, mengembangkan inovasi administrasi, serta mengoptimalkan layanan digital. Sinergi tersebut diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menghadirkan pelayanan pendidikan tinggi yang semakin efektif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu.
