MIN 2 Kota Malang Rayakan Maulid Nabi, Tanamkan 4 Sifat Rasulullah Lewat Lomba hingga Makan Bersama
SMARTLIVE — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kota Malang memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dengan menggelar berbagai kegiatan keagamaan, edukatif, dan kreatif. Peringatan tersebut menjadi momentum untuk menanamkan keteladanan akhlak Rasulullah kepada peserta didik melalui kegiatan lomba, shalawat, tausiyah, hingga makan bersama.
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MIN 2 Kota Malang, Jalan Kemantren II Nomor 26, Kecamatan Sukun, Kota Malang, tersebut mengusung tema “Madrasah Ceria Bersama Rasulullah, Kita Teladani Sifat Baik dari Nabi Besar Muhammad SAW.”
Kepala MIN 2 Kota Malang, Nanang Sukmawan, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak hanya dikemas sebagai kegiatan seremonial, melainkan menjadi sarana mengenalkan dan menanamkan nilai-nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW kepada siswa sejak usia dini.
“Alhamdulillah, untuk acara Maulid Nabi di MIN 2 Kota Malang kita laksanakan hari ini. Fokus kegiatan hari ini adalah peringatan Maulid Nabi. Tadi kita melaksanakan peringatan di lapangan,” ujar Nanang.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan peringatan Maulid Nabi yang dipusatkan di lapangan madrasah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh dai cilik dari MIN 2 Kota Malang.
Para siswa juga mengikuti pembacaan shalawat Nabi. Suasana peringatan semakin semarak dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa dari sejumlah jenjang kelas.
Salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan tersebut adalah makan bersama di halaman madrasah. Para siswa menikmati makanan secara bersama-sama dengan teman-temannya sebagai upaya membangun kebersamaan.

“Setelah itu ada pembacaan shalawat Nabi dan makan bersama ala zaman-zaman dahulu, sehingga anak-anak bisa merasakan makan bersama dengan teman-temannya di halaman,” jelas Nanang.
Selain kegiatan keagamaan, MIN 2 Kota Malang juga menggelar sejumlah perlombaan dan aktivitas kreatif yang disesuaikan dengan jenjang peserta didik.
Siswa kelas 1, 2, dan 3 mengikuti lomba azan bagi perwakilan siswa laki-laki. Melalui kegiatan tersebut, madrasah berupaya mengenalkan praktik keagamaan kepada anak-anak sejak dini sekaligus melatih keberanian mereka tampil di depan umum.
“Untuk kelas 1, 2 dan 3 laki-laki ada lomba azan. Kita kenalkan anak-anak harus bisa azan dengan baik dan benar mulai dari kelas kecil,” katanya.

Sementara itu, siswa kelas besar mengikuti kegiatan menyanyikan lagu-lagu Islami. Bagi siswa yang tidak menjadi perwakilan dalam lomba, madrasah tetap menyiapkan kegiatan kreatif yang berkaitan dengan peringatan Maulid Nabi.
Siswa kelas 1, 2, dan 3 mengikuti kegiatan mewarnai kaligrafi bertuliskan Muhammad. Sedangkan siswa kelas besar mendapat tugas membuat cerita singkat tentang sosok Nabi Muhammad SAW berdasarkan pemahaman mereka.
Nanang menegaskan seluruh rangkaian kegiatan tersebut diarahkan agar siswa memahami makna Maulid Nabi secara lebih mendalam. Peringatan kelahiran Rasulullah, menurutnya, harus menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami berharap anak-anak MIN 2 Kota Malang bisa meneladani sifat wajib Nabi Muhammad SAW, mulai dari tabligh, siddiq, fathanah dan amanah,” tegasnya.
Empat sifat Rasulullah tersebut menjadi nilai yang ingin ditanamkan kepada para siswa. Sifat siddiq mengajarkan pentingnya bersikap jujur, sedangkan amanah mengajarkan tanggung jawab dan sikap dapat dipercaya.
Sementara itu, sifat fathanah diharapkan mendorong siswa menjadi pribadi yang cerdas dan memiliki semangat belajar. Adapun sifat tabligh mengajarkan pentingnya menyampaikan kebaikan dan kebenaran kepada orang lain.
Nanang berharap nilai-nilai tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori maupun rangkaian kegiatan peringatan Maulid Nabi. Lebih dari itu, siswa diharapkan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik saat berada di lingkungan madrasah, keluarga maupun masyarakat.
“Kami berharap sifat-sifat tersebut bisa dicontoh dan dilaksanakan dalam keseharian, baik di madrasah maupun di lingkungan tempat tinggal,” pungkasnya.
Melalui peringatan Maulid Nabi yang memadukan kegiatan keagamaan, edukasi, kreativitas, dan kebersamaan, MIN 2 Kota Malang berupaya menjadikan momentum tersebut sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter peserta didik. Keteladanan Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak hanya dikenang melalui peringatan tahunan, tetapi tercermin dalam sikap dan perilaku siswa dalam kehidupan sehari-hari.
