Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/10/2026
CITILIVE

Masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO, Malang Perluas Peluang Ekraf Lewat MCC

Shinta lubis
  • Oktober 24, 2026
  • 2 min read
Masuk Jejaring Kota Kreatif UNESCO, Malang Perluas Peluang Ekraf Lewat MCC

CITILIVE— Status Kota Malang sebagai bagian dari jejaring Kota Kreatif UNESCO bidang Media Arts membuka peluang untuk memperluas pengembangan industri kreatif. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan Malang Creative Center (MCC) sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku kreatif, generasi muda, dan institusi pendidikan.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan berbagai potensi lokal. MCC menjadi salah satu fasilitas yang disiapkan untuk mendukung proses tersebut.

“MCC dihadirkan sebagai ruang kolaborasi bagi pelaku kreatif untuk mengembangkan gagasan, inovasi, dan karya,” ujar Wahyu, Sabtu (24/10/2026).

Menurutnya, MCC mewadahi 17 subsektor ekonomi kreatif. Pengembangan tersebut tidak terbatas pada media arts, tetapi juga mencakup produksi audiovisual, film, pengembangan startup, fashion, kriya, hingga budaya.

Wahyu menilai, posisi Malang sebagai kota pendidikan turut mendukung pengembangan industri kreatif. Keberadaan perguruan tinggi dengan bidang keahlian seperti desain dan animasi menjadi potensi untuk memperkuat sumber daya manusia di sektor tersebut.

Ia juga menyoroti peran ekonomi kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam menopang perekonomian daerah, termasuk ketika pandemi Covid-19 menekan aktivitas ekonomi.

“UMKM dan ekraf tetap bertahan saat pandemi. Mereka menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi Kota Malang,” katanya.

Peluang pengembangan ekonomi kreatif Kota Malang juga menjadi salah satu konteks partisipasi Wahyu dalam The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10/2026). Forum yang mengusung tema “Inclusively Creative: Collective Continuity” tersebut membahas pengembangan ekonomi kreatif melalui kolaborasi internasional.

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky menekankan pentingnya kerja sama antarnegara untuk memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap pembangunan.

“Ekraf harus bisa menjadi penggerak pembangunan inklusif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga:  Ramalan Zodiak Kamis 29 Januari: Virgo Berpeluang Bertemu Sosok Baru, Komunikasi Jadi Kunci Hubungan

Bagi Kota Malang, penguatan ekosistem kreatif menjadi penting agar potensi dari status UNESCO dan keberadaan MCC dapat berkembang menjadi peluang kolaborasi, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta perluasan pasar bagi produk kreatif lokal.