Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/10/2026
CITILIVE

24 Desa dan Kelurahan di Kota Batu Bentuk Tim Siaga TBC

Shinta lubis
  • Oktober 23, 2026
  • 2 min read

CITILIVE— Seluruh 24 desa dan kelurahan di Kota Batu telah membentuk tim siaga Tuberkulosis (TBC) untuk memperkuat pencegahan dan penemuan kasus di tingkat masyarakat. Tim ini diharapkan membantu pelacakan kontak erat pasien serta mendorong upaya pencegahan penularan di lingkungan tempat tinggal.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Batu dr. Aditya Prasaja mengatakan, pembentukan Desa/Kelurahan Siaga TBC merupakan bagian dari strategi nasional penanggulangan TBC. Upaya tersebut menekankan pentingnya pencegahan, selain penanganan pasien melalui pengobatan.

“Kalau pengobatan sudah bagus, nah, pencegahannya ini yang perlu diperkuat,” ujar Aditya dalam kegiatan Deklarasi Penguatan Komitmen Desa/Kelurahan Siaga TBC se-Kota Batu di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Jumat (23/10/2026).

Menurutnya, keterbatasan tenaga kesehatan di sejumlah wilayah membutuhkan dukungan dari berbagai unsur masyarakat. Karena itu, pemerintah desa dan kelurahan bersama pemangku kepentingan lainnya didorong terlibat dalam upaya pencegahan dan penanggulangan TBC.

Aditya menyebut, seluruh 24 desa dan kelurahan di Kota Batu telah menyatakan dukungan terhadap pembentukan tim siaga TBC. Dukungan tersebut melibatkan camat, unsur TNI dan Polri, kepala desa, serta lurah.

Setiap desa dan kelurahan juga telah menerbitkan surat keputusan (SK) pembentukan tim. Dinas Kesehatan Kota Batu telah memberikan pembekalan kepada para anggota tim yang dibagi dalam enam kelompok.

Dalam pelaksanaannya, tim diharapkan berkontribusi dalam penemuan kasus melalui pelacakan kontak erat pasien TBC serta mendukung pemberian terapi pencegahan bagi orang yang memenuhi kriteria medis.

“Sudah ada pembekalan, mereka siap untuk melakukan tugas sebagai desa kelurahan siaga TBC,” kata Aditya.

Penguatan komitmen tersebut juga dirangkai dengan peluncuran program Satu Desa dan Kelurahan Satu Dokter. Program ini diperkenalkan sebagai bagian dari upaya Pemkot Batu memperkuat dukungan layanan kesehatan di tingkat desa dan kelurahan.

Baca Juga:  Wakil Rektor IV: Kemajuan Universitas Brawijaya Berkat Kerja Keras IPUB

Pembentukan tim siaga di seluruh wilayah tersebut diharapkan memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengendalian TBC. Pelaksanaan di lapangan menjadi tahap penting untuk memastikan upaya pencegahan, pelacakan kontak, dan tindak lanjut pemeriksaan berjalan efektif.