Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/10/2026
CITILIVE

Opsen BBNKB Kota Malang Baru Terserap 62 Persen, Wahyu Hidayat Genjot PAD

rifamahmudah
  • Oktober 24, 2026
  • 3 min read
Opsen BBNKB Kota Malang Baru Terserap 62 Persen, Wahyu Hidayat Genjot PAD

CITILIVE,MALANG — Realisasi penerimaan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) Kota Malang baru mencapai Rp38,02 miliar atau 62,77 persen dari target Rp60,56 miliar per 21 Oktober 2026. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mendorong optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor menjelang akhir tahun anggaran.

Wali Kota Malang Wahyu Hidayat mengatakan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) membutuhkan penguatan kepatuhan wajib pajak, koordinasi antarlembaga, serta perbaikan pelayanan perpajakan.

Hal itu disampaikan Wahyu saat menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Layanan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan BBNKB yang diselenggarakan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Malang di Ijen Suites Resort & Convention, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan data Bapenda Kota Malang per 21 Oktober 2026, target penerimaan opsen PKB ditetapkan sebesar Rp132,42 miliar. Dari jumlah tersebut, realisasi penerimaan mencapai Rp106,60 miliar atau sekitar 80,5 persen.

Sementara itu, penerimaan opsen BBNKB masih tertinggal. Dengan realisasi Rp38,02 miliar, terdapat selisih sekitar Rp22,54 miliar dari target yang ditetapkan.

Wahyu menilai optimalisasi pendapatan daerah semakin penting di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Menurutnya, pemerintah daerah perlu menggali potensi penerimaan yang tersedia agar pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan.

“Efisiensi anggaran bukan berarti pelayanan kepada masyarakat harus berkurang. Kita harus mampu mencari sumber-sumber pendapatan baru serta mengoptimalkan potensi yang sudah ada agar pembangunan di Kota Malang tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia meminta peningkatan penerimaan dilakukan melalui langkah terukur, termasuk memperkuat kapasitas aparatur, meningkatkan pemahaman terhadap regulasi perpajakan, serta memperbaiki komunikasi dengan wajib pajak.

Selain itu, koordinasi antara Pemkot Malang, Bapenda, Samsat, dan instansi terkait dinilai perlu diperkuat. Pemanfaatan data kendaraan bermotor juga menjadi salah satu upaya untuk mengidentifikasi potensi penerimaan dan meningkatkan kepatuhan masyarakat.

Baca Juga:  Tingkatkan Kesadaran Masyarakat Pentingnya Pengelolaan Sampah

Bapenda Siapkan WhatsApp Blast

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bapenda Kota Malang, Much. Sulton, mengatakan Bimtek tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman aparatur mengenai regulasi perpajakan kendaraan bermotor, mekanisme pelayanan, dan tata kelola penerimaan pajak daerah.

Kegiatan itu juga bertujuan memperkuat koordinasi antara Pemkot Malang dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui instansi terkait, termasuk Kepolisian dan Kejaksaan.

Salah satu langkah yang direncanakan untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak ialah pemanfaatan data guna mempercepat penyampaian pemberitahuan melalui layanan WhatsApp blast. Pelaksanaannya akan dikoordinasikan bersama PT BPD Malang Kota.

Menurut Sulton, Bimtek memiliki lima sasaran utama, yakni meningkatkan pemahaman regulasi perpajakan, memperbaiki kualitas pelayanan, memperkuat koordinasi antarlembaga, mengoptimalkan penerimaan pajak, serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas administrasi.

Kegiatan tersebut diikuti petugas Kantor Bersama Samsat Malang Kota, UPTPD Malang Kota, dan Bapenda Kota Malang. Panitia mengundang sekitar 200 peserta, dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 95 persen berdasarkan laporan Sulton.

Di sisi lain, Wahyu juga mendorong program penyelenggaraan 1.000 event untuk menggerakkan aktivitas ekonomi daerah. Program tersebut diharapkan mendatangkan pengunjung dan memberikan dampak terhadap sektor perhotelan, kuliner, pariwisata, serta usaha lokal.

Menurutnya, pengembangan aktivitas ekonomi dan optimalisasi pajak perlu berjalan beriringan untuk memperkuat pendapatan daerah dan mendukung pembangunan Kota Malang. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *