Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
22/08/2026
CITILIVE

Malaysia Siap Buka Wilayah Udara untuk Bantu Indonesia Tangani Karhutla Kalimantan

Shinta lubis
  • Agustus 22, 2026
  • 2 min read
Malaysia Siap Buka Wilayah Udara untuk Bantu Indonesia Tangani Karhutla Kalimantan

CITILIVE – Malaysia menyatakan kesiapan memperkuat kerja sama dengan Indonesia dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta ancaman kabut asap lintas batas di kawasan Kalimantan.

Salah satu bentuk kerja sama yang disiapkan adalah kemungkinan saling membuka akses wilayah udara untuk mendukung operasi penyemaian awan atau Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila dibutuhkan.

Menteri Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Malaysia Datuk Seri Arthur Joseph Kurup mengatakan, Malaysia dan Indonesia telah sepakat meningkatkan kolaborasi dalam penanganan kabut asap lintas batas.

Kerja sama tersebut mencakup pemantauan titik panas, penguatan penegakan hukum terhadap pembakaran terbuka hingga kemungkinan berbagi wilayah udara dan aset untuk mendukung operasi penyemaian awan.

“Kami dapat saling berbagi wilayah udara dan mungkin aset kami jika perlu melakukan operasi penyemaian awan,” kata Arthur, dikutip dari Bernama, Sabtu (22/8).

Arthur menegaskan kabut asap bukan persoalan yang dapat ditangani oleh satu negara. Asap akibat kebakaran hutan dan lahan dapat melintasi batas negara sehingga membutuhkan koordinasi bersama, terutama di tingkat ASEAN.

Menurutnya, kondisi cuaca kering berpotensi meningkatkan jumlah titik panas dan memperburuk kabut asap di kawasan Asia Tenggara.

Pemerintah Indonesia sendiri terus memperkuat operasi terpadu penanganan karhutla di Kalimantan. Kementerian Kehutanan mencatat sebanyak 12.880 personel gabungan telah dikerahkan dalam operasi pengendalian karhutla yang memasuki hari ke-48.

Penanganan dilakukan melalui pemadaman darat, patroli, pemantauan titik panas hingga dukungan operasi udara dan modifikasi cuaca.

Operasi Modifikasi Cuaca di Kalimantan Barat sebelumnya telah dilakukan melalui Posko Pontianak. Pemerintah juga terus memantau perkembangan kondisi atmosfer untuk menentukan peluang pelaksanaan operasi lanjutan.

Dukungan terhadap penanganan karhutla tersebut juga datang dari Malang. Lima pesawat TNI Angkatan Udara diberangkatkan dari Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, menuju Kalimantan Barat dan Kalimantan Timur pada Jumat (21/8/2026).

Baca Juga:  BPBD Kota Malang:Latih Sigap Bencana Warga Sekitar DAS Brantas

Pesawat tersebut diterjunkan untuk memperkuat armada udara yang telah lebih dahulu beroperasi dalam penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan.

Salah satu pesawat yang dikerahkan adalah Cassa A-2117 dari Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh. Pesawat itu disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca sebagai bagian dari upaya terpadu mengatasi karhutla.

Kolaborasi Indonesia dan Malaysia tersebut diharapkan dapat memperkuat penanganan kabut asap lintas batas, terutama ketika kebakaran hutan dan lahan berpotensi meluas akibat kondisi cuaca kering.