KORMI Kota Malang Kukuhkan Pengurus Masa Bakti 2026–2031, Siapkan Delegasi ke Jember
CITILIVE,MALANG — Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Malang resmi mengukuhkan pengurus masa bakti 2026–2031 dalam kegiatan yang berlangsung di Mini Block Office (MBO) lantai 4, Kota Malang, Selasa (20/10/2026). Pengukuhan ini menjadi momentum untuk memperkuat organisasi sekaligus mendorong budaya olahraga masyarakat agar semakin berkembang.
Ketua Umum KORMI Kota Malang, Sofyan Edi Jarwoko, mengatakan pengukuhan tersebut merupakan tindak lanjut hasil Musyawarah Kota (Muskot) yang digelar pada 18 Juli 2026. Pelaksanaan pengukuhan baru dilakukan pada Oktober karena menyesuaikan jadwal dari tingkat provinsi dan agenda lainnya.
“Pengukuhan ini merupakan bagian dari hasil Muskot tanggal 18 Juli 2026 lalu. Hari ini baru dikukuhkan karena menyesuaikan jadwal provinsi dan beberapa agenda lainnya,” ujar Sofyan.

Ia menjelaskan, setelah pengukuhan, KORMI Kota Malang langsung melanjutkan agenda organisasi melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda). Forum tersebut menjadi ruang konsolidasi untuk menyusun program kerja dan menentukan langkah organisasi ke depan.
Salah satu agenda terdekat yang disiapkan adalah melakukan roadshow ke Jember. Namun, Sofyan menegaskan, target dan rincian kegiatan tersebut masih akan dibahas terlebih dahulu dalam Rakerda.
“Kami konsolidasikan dulu melalui Rakerda hari ini. Setelah itu, baru kami sampaikan lebih lanjut. Intinya, kami akan mengirimkan delegasi untuk membawa nama Malang dan memberikan yang terbaik,” katanya.
Menurut Sofyan, konsolidasi menjadi tahapan penting agar program yang dijalankan memiliki arah yang jelas dan mampu memperkuat peran KORMI dalam mengembangkan olahraga masyarakat.
Wahyu Hidayat Dorong Budaya Olahraga Masyarakat
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus KORMI Kota Malang yang baru dikukuhkan. Ia juga mengapresiasi pengurus periode sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi dalam mengembangkan olahraga masyarakat.
Wahyu menekankan bahwa olahraga tidak semata-mata berorientasi pada prestasi atau kemenangan dalam kompetisi. Lebih dari itu, olahraga memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan, meningkatkan kebugaran jasmani, serta membangun kebiasaan hidup sehat di tengah masyarakat.
Karena itu, ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan program-program positif sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga.
Budaya berolahraga, lanjutnya, perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, olahraga tidak hanya menjadi aktivitas pada waktu tertentu, tetapi menjadi bagian dari pola hidup masyarakat.
Pengembangan olahraga juga membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi olahraga, komunitas, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diperlukan agar kegiatan olahraga dapat menjangkau lebih banyak kalangan serta memberikan manfaat yang berkelanjutan.
KORMI Jatim Tekankan Sinergi dan Penguatan Organisasi

Sementara itu, Ketua Umum KORMI Jawa Timur, yang dalam bahan keterangan disebut sebagai M. Debi Sisilia, menekankan pentingnya menjaga sinergi antara pengurus organisasi dan pemerintah daerah. Sinergi tersebut dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menyelaraskan program olahraga masyarakat dengan arah pembangunan daerah.
Ia juga menyoroti perlunya koordinasi dan pembahasan regulasi yang berkaitan dengan pengembangan olahraga masyarakat. Menurutnya, penguatan aturan dan tata kelola organisasi diperlukan agar pelaksanaan program di lapangan dapat berjalan lebih terarah.
Dalam keterangannya, ia turut menyebut adanya agenda koordinasi lanjutan bersama DPRD dan para pemangku kebijakan terkait. Koordinasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyempurnaan regulasi sekaligus memperkuat posisi organisasi dalam menjalankan program-programnya.
Pengukuhan pengurus KORMI Kota Malang masa bakti 2026–2031 diharapkan menjadi titik awal penguatan konsolidasi organisasi, peningkatan partisipasi masyarakat, serta pengembangan olahraga rekreasi dan olahraga masyarakat di Kota Malang.
Selain mendorong lahirnya masyarakat yang sehat dan bugar, KORMI juga diharapkan mampu membuka ruang bagi komunitas olahraga untuk berkembang, memperluas kegiatan kompetitif, serta membawa nama Kota Malang dalam berbagai agenda olahraga di tingkat regional maupun lebih luas. (Shin)
