Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
10/09/2026
CITILIVE

FITK UIN Malang Jajaki Magang hingga Peluang Kerja Alumni di PG Krebet Baru

Shinta lubis
  • Agustus 10, 2026
  • 3 min read
FITK UIN Malang Jajaki Magang hingga Peluang Kerja Alumni di PG Krebet Baru

SMARTLIVE – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang mulai membuka jalur kolaborasi dengan dunia industri melalui penjajakan kerja sama dengan Pabrik Gula (PG) Krebet Baru, Bululawang, Kabupaten Malang.

Tak hanya membahas program magang, penjajakan ini juga menyasar peluang penelitian, studi kasus hingga kesempatan lulusan FITK berkarier di lingkungan industri. Pertemuan berlangsung di Guest House PG Krebet Baru, Jumat (7/8/2026). 

Rombongan FITK dipimpin Dekan FITK UIN Malang Prof. Dr. H. Muhammad Walid, M.A., bersama para ketua dan sekretaris program studi. Mereka diterima Kepala Bagian SDM dan Umum PG Krebet Baru Amalia Sisdyanti.

Dalam pertemuan tersebut, pihak PG Krebet Baru memaparkan profil perusahaan, proses bisnis, pengelolaan sumber daya manusia hingga proses produksi gula. PG Krebet Baru diketahui memiliki dua unit pabrik dengan jumlah karyawan sekitar 1.300 orang

Dekan FITK Muhammad Walid mengatakan kerja sama dengan dunia industri dibutuhkan agar mahasiswa tidak hanya menguasai teori di ruang kuliah, tetapi memiliki pengalaman menghadapi persoalan nyata di tempat kerja.

“Mahasiswa perlu mendapatkan ruang untuk belajar langsung, melihat persoalan nyata, dan menemukan solusi melalui pengalaman di dunia kerja.” 

Magang Bisa Berujung Peluang Karier

Salah satu pembahasan utama dalam pertemuan tersebut adalah peluang mahasiswa FITK menjalani magang di PG Krebet Baru.

Kaprodi PIPS Saiful Amin secara khusus menggali peluang magang mahasiswa di bidang pemasaran, akuntansi dan manajemen sekaligus kemungkinan lulusan FITK berkarier di perusahaan tersebut. 

Pihak PG Krebet Baru menyampaikan mahasiswa dapat mengikuti program magang sesuai kebutuhan dan bidang yang relevan. Program tersebut memiliki prosedur dan kuota tertentu, dengan skema yang dapat mencakup tiga bulan magang dan tiga bulan evaluasi.

Baca Juga:  Harga Bahan Pokok di Kota Malang Awal Agustus 2026 Stabil, Beras Medium Rp13.005 per Kilogram

Menariknya, pola magang lebih diarahkan pada praktik. Mahasiswa terlebih dahulu mendapatkan pengenalan dan study tour sebelum menjalani pekerjaan dengan pendampingan pembimbing lapangan. 

Mahasiswa juga didorong aktif selama menjalani magang. Mereka tidak hanya menunggu instruksi, tetapi dituntut memiliki inisiatif, berani bertanya dan mampu memanfaatkan kesempatan belajar.

Pengalaman magang selama tiga bulan juga dapat menghasilkan sertifikat yang bisa menjadi salah satu dokumen pendukung ketika mahasiswa mengikuti proses rekrutmen.

Lebih jauh, mahasiswa magang yang menunjukkan performa baik berpeluang mendapatkan rekomendasi setelah menyelesaikan studi. Artinya, program magang tidak berhenti sebagai pengalaman kerja sementara, tetapi dapat menjadi salah satu pintu masuk menuju dunia profesional. 

Tak Hanya Magang

Kerja sama FITK dan PG Krebet Baru tidak diarahkan hanya untuk kebutuhan mahasiswa magang. FITK juga menjajaki kolaborasi dalam penelitian ilmiah, studi kasus manajemen serta pengembangan dan inovasi produk.

Kolaborasi tersebut membuka peluang bagi berbagai program studi di FITK untuk masuk ke kebutuhan industri, termasuk bidang pendidikan, manajemen, administrasi, psikologi organisasi, pemasaran, penelitian hingga pengembangan sumber daya manusia. 

FITK menargetkan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dapat berkembang menjadi ekosistem edupreneurship, mulai dari edukasi, pelatihan, penelitian hingga kemitraan bisnis.

Langkah ini sekaligus menunjukkan perubahan pendekatan pendidikan tinggi: kampus tidak hanya menyiapkan mahasiswa untuk mendapatkan ijazah, tetapi juga membangun pengalaman dan kompetensi yang dibutuhkan ketika masuk dunia kerja.

Bagi mahasiswa FITK, peluang di PG Krebet Baru menjadi ruang untuk menguji kemampuan yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memahami secara langsung kebutuhan industri.

Sementara bagi FITK, penjajakan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara pendidikan tinggi dan dunia kerja agar lulusan lebih adaptif, profesional dan memiliki daya saing.