Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
06/11/2026
CITILIVE

Ekonomi Malang Raya Tumbuh 6 Persen, Kredit Perbankan Naik 3,7 Persen

rifamahmudah
  • November 6, 2026
  • 2 min read
Ekonomi Malang Raya Tumbuh 6 Persen, Kredit Perbankan Naik 3,7 Persen

CITILIVE,MALANG — Perekonomian Malang Raya tumbuh sekitar 6 persen di tengah dinamika ekonomi nasional dan global. Sejalan dengan itu, penyaluran kredit perbankan di wilayah Malang dan sekitarnya juga mencatat pertumbuhan sekitar 3,7 persen. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang menilai capaian tersebut menunjukkan aktivitas ekonomi daerah masih bergerak positif. Pertumbuhan Malang Raya bahkan berada di atas capaian ekonomi nasional dan Jawa Timur.

Perwakilan OJK Malang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5,4 persen, sedangkan Jawa Timur sekitar 5,7 persen. Adapun Malang Raya mencapai sekitar 6 persen. “Kalau kita lihat data nasional, kredit perbankan tumbuh sekitar 13,6 persen. Pertumbuhan ekonomi nasional juga sekitar 5,4 persen, Jawa Timur 5,7 persen, sedangkan Malang Raya sekitar 6 persen. Ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup baik,” ujarnya.

Dari sektor jasa keuangan, penyaluran kredit perbankan di wilayah Malang dan sekitarnya tumbuh sekitar 3,7 persen. Pertumbuhan ini menjadi salah satu indikator perkembangan aktivitas pembiayaan di daerah. Selain perbankan, OJK juga mencermati peningkatan jumlah investor pasar modal di Malang.

Perkembangan tersebut dinilai membuka peluang bagi masyarakat untuk berpartisipasi dalam investasi melalui instrumen keuangan yang legal. Meski demikian, OJK mengingatkan masyarakat agar mewaspadai penipuan berkedok investasi maupun transaksi jual beli.

Masyarakat diminta memahami produk dan layanan keuangan sebelum menempatkan dana serta memastikan legalitas pihak yang menawarkan investasi. “Kami selalu berharap masyarakat mau mengenal pasar modal agar mengetahui mana investasi yang benar dan mana yang bodong. Karena di Malang sendiri masih banyak terjadi penipuan, baik melalui investasi bodong maupun transaksi jual beli,” tegasnya. OJK juga terus mendorong peningkatan literasi keuangan agar masyarakat mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan finansial secara bijak. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *