Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
22/07/2026
CITILIVE

Dua Siswa MAN 2 Kota Malang Raih Medali Olimpiade Sains Dunia 2026, Perkuat Reputasi Madrasah Berprestasi Internasional

Shinta lubis
  • Juli 22, 2026
  • 3 min read
Dua Siswa MAN 2 Kota Malang Raih Medali Olimpiade Sains Dunia 2026, Perkuat Reputasi Madrasah Berprestasi Internasional

SMARTLIVE – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Malang kembali mengukuhkan reputasinya sebagai salah satu madrasah unggulan Indonesia di bidang sains. Dua siswanya berhasil mempersembahkan medali bagi Indonesia pada dua olimpiade sains paling bergengsi di dunia yang digelar di dua negara berbeda.

Talita Alya Nabilah sukses meraih medali perak pada International Biology Olympiad (IBO) 2026 di Lithuania, Eropa. Sementara Ahmad Kautsar R. membawa pulang medali perunggu dari International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 di Uzbekistan, Asia Tengah.

Keberhasilan siswa kelas XII MIPA 7 dan XII G tersebut menjadi bukti konsistensi MAN 2 Kota Malang dalam mencetak talenta yang mampu bersaing di tingkat internasional.

Sepulang dari kompetisi, keduanya disambut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang KH Achmad Shampton, Kepala MAN 2 Kota Malang Dr. H. Samsudin, jajaran Kemenag, guru, serta keluarga besar madrasah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang mengharumkan nama Indonesia.

Talita mengatakan capaian tersebut lahir dari budaya kompetisi yang terus dibangun di lingkungan madrasah. Menurutnya, pembinaan yang berkesinambungan membuat siswa memiliki mental untuk tampil di panggung internasional.

“Prestasi ini bukan akhir. Justru menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan agar bisa meraih hasil yang lebih tinggi lagi,” ujarnya, Selasa (21/7/2026).

Ia menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama antara siswa, guru pembimbing, kepala madrasah, komite sekolah, hingga dukungan penuh orang tua.


Talita Alya Nabilah sukses meraih medali perak pada International Biology Olympiad (IBO) 2026 di Lithuania, Eropa dan
Ahmad Kautsar R. membawa pulang medali perunggu dari International Chemistry Olympiad (IChO) 2026 di Uzbekistan, Asia Tengah.

“Kesuksesan ini adalah keberhasilan bersama. Ada doa, dukungan, bimbingan, dan semangat dari guru, kepala madrasah, komite, serta orang tua yang terus menguatkan kami hingga mampu berdiri di podium internasional,” katanya.

Senada dengan Talita, Ahmad Kautsar menilai prestasi internasional yang terus diraih MAN 2 Kota Malang bukanlah kebetulan, melainkan hasil sistem pembinaan yang berjalan secara konsisten.

Baca Juga:  DPRD Jatim Dorong Revisi Perda Perlindungan Perempuan dan Anak, Soroti Lonjakan Kekerasan dan Perkawinan Anak

Menurutnya, manajemen pembinaan akademik di MAN 2 Kota Malang memberikan ruang bagi siswa untuk berkembang melalui pendampingan intensif dan budaya berprestasi yang telah dibangun selama bertahun-tahun.

“Guru memberikan pendampingan maksimal, sementara orang tua juga memberikan dukungan luar biasa. Kami mendapat kepercayaan penuh sehingga termotivasi membuktikan kemampuan di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Malang KH Achmad Shampton menyebut prestasi tersebut menjadi kebanggaan tidak hanya bagi MAN 2 Kota Malang, tetapi juga bagi dunia pendidikan madrasah di Kota Malang.

“Apa yang kita ikhtiarkan untuk anak-anak madrasah telah membuahkan hasil. Allah SWT mentakdirkan mereka mampu bersaing hingga meraih prestasi di tingkat internasional. Ini merupakan anugerah yang harus kita syukuri bersama,” ujarnya.

Ia berharap keberhasilan Talita dan Ahmad menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi siswa madrasah lainnya agar berani berkompetisi di level global.

“Kami berharap keberhasilan mereka menjadi virus positif bagi siswa lainnya. Teruslah belajar, berikhtiar, dan jangan takut mengikuti kompetisi internasional karena siswa madrasah juga mampu menjadi yang terbaik,” katanya.

Prestasi ini menambah daftar panjang capaian internasional MAN 2 Kota Malang. Sebelumnya, madrasah tersebut juga konsisten menyumbangkan medali pada Olimpiade Sains Nasional (OSN) maupun berbagai kompetisi internasional, sehingga semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat pembinaan talenta sains terbaik di Indonesia.

Dengan raihan dua medali pada IBO dan IChO 2026, MAN 2 Kota Malang kembali menunjukkan bahwa pembinaan akademik yang berkelanjutan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama Indonesia di panggung sains dunia.