Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
02/10/2026
SMARTLIVE

UIN Malang Siapkan Dana Alternatif Non-APBN, Pengembangan Kampus Tetap Jalan

rifamahmudah
  • Oktober 2, 2026
  • 2 min read
UIN Malang Siapkan Dana Alternatif Non-APBN, Pengembangan Kampus Tetap Jalan

SMARTLIVE,MALANG — Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menyiapkan skema pendanaan non-APBN untuk mempercepat pengembangan sarana dan prasarana kampus. Skema tersebut disiapkan karena kebutuhan pembangunan dinilai tidak bisa sepenuhnya mengandalkan anggaran negara.

Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., mengatakan kampus tengah menyiapkan sejumlah proyek pengembangan infrastruktur dengan membuka peluang pendanaan dari berbagai sumber. Salah satunya untuk pengembangan kawasan Cikro. UIN Malang disebut telah memperoleh dukungan pendanaan dan kini menunggu proses lebih lanjut agar pendanaan tersebut dapat direalisasikan. “Kawasan Cikro, kami juga sudah mendapatkan funding. Mudah-mudahan ini bisa landing. Karena tidak bisa mengandalkan dari APBN,” ujar Ilfi.

Menurutnya, kebutuhan pengembangan kampus yang besar mendorong perguruan tinggi untuk mencari alternatif pembiayaan. Sumber tersebut dapat berasal dari pinjaman maupun hibah, baik dari dalam maupun luar negeri. “Kita harus mencari pinjaman luar negeri atau hibah luar negeri. Mungkin dari dalam negeri juga,” katanya. Selain kawasan Cikro, UIN Malang juga menyiapkan pembangunan masjid sebagai bagian dari agenda pengembangan fasilitas kampus. Proposal pembangunan masjid telah disiapkan dan direncanakan masuk dalam agenda Edufac tahun depan.

“Untuk yang masjid sudah kita siapkan proposalnya. Edufac tahun depan kita jalankan,” ungkap Ilfi. Beliau juga mengatakan pengembangan infrastruktur tersebut diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan kampus yang lebih nyaman bagi mahasiswa sekaligus memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat. “Jadi mimpi-mimpi besar ini bukan hanya akademik, tapi sarana prasarana yang nyaman, yang berdampak untuk mahasiswa, untuk masyarakat secara umum, itu kita siapkan,” tegasnya.

Dengan membuka sumber pendanaan di luar APBN, UIN Malang berupaya menjaga agar agenda pengembangan fisik kampus tetap berjalan secara bertahap. Pengembangan tersebut mencakup kawasan kampus hingga fasilitas pendukung kegiatan akademik dan sosial. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *