UIN Malang Perluas Kerja Sama Akademik di Madiun, Perkuat Pengembangan Magister Farmasi
SMARTLIVE – Program Studi Magister Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang memperluas jejaring akademik dengan menjajaki kerja sama strategis bersama dua perguruan tinggi di Kota Madiun, Selasa (19/5/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Penjajakan kerja sama dilakukan di Universitas PGRI Madiun dan Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun. Tim FKIK UIN Malang dipimpin langsung Ketua Program Studi Magister Farmasi, Dr. apt. Burhan Ma’arif Z.A., M.Farm., didampingi Ketua Program Studi Magister Ilmu Biomedik Dr. drg. Anik Listiyana, M.Biomed., serta Sekretaris Prodi Magister Farmasi Dr. Dewi Sinta Megawati, M.Sc.
Dalam kegiatan tersebut, FKIK UIN Malang memaparkan sistem pembelajaran, profil lulusan, hingga berbagai keunggulan Program Studi Magister Farmasi kepada civitas akademika perguruan tinggi mitra. Selain itu, disampaikan pula rencana pengembangan kelas kerja sama untuk meningkatkan akses studi lanjut bagi lulusan sarjana farmasi maupun tenaga kefarmasian.
Ketua Program Studi Magister Farmasi FKIK UIN Malang, Dr. apt. Burhan Ma’arif Z.A., M.Farm., mengatakan penguatan kerja sama antarperguruan tinggi menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperluas pengembangan akademik.
“Kami ingin membangun kolaborasi yang tidak hanya fokus pada pendidikan, tetapi juga penelitian bersama, publikasi ilmiah, hingga pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ujarnya.
Kunjungan pertama dilakukan di Universitas PGRI Madiun dan diterima langsung Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan dan Sains (FIKS), apt. Weka Sidha Bhagawan, M.Farm., beserta jajaran pimpinan fakultas. Dalam pertemuan tersebut, kedua institusi membahas peluang kerja sama akademik maupun pengembangan kelembagaan yang lebih luas.
Dekan FIKS Universitas PGRI Madiun, apt. Weka Sidha Bhagawan, M.Farm., menyambut positif langkah kolaborasi tersebut. Menurutnya, peluang sinergi antarperguruan tinggi sangat terbuka untuk memperkuat kualitas pendidikan tinggi di bidang kesehatan dan farmasi.
“Kerja sama ini menjadi langkah awal yang baik untuk mempererat hubungan kelembagaan. Peluang pengembangan ke depan sangat terbuka, baik antar fakultas maupun tingkat universitas,” katanya.
Sementara itu, pada kunjungan kedua di Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun, tim FKIK UIN Malang diterima Wakil Rektor III Agustinus Kusdwiadji, S.E., M.M., dan Dekan Fakultas Farmasi apt. Susanti Erikania, M.Farm.
Dalam pertemuan tersebut, selain memperkenalkan program Magister Farmasi, FKIK UIN Malang juga menawarkan peluang kolaborasi akademik dan pengembangan kelas kerja sama untuk mahasiswa maupun alumni.
Wakil Rektor III Universitas Bhakti Hasta Mulia Madiun, Agustinus Kusdwiadji, S.E., M.M., mengapresiasi inisiatif kerja sama tersebut dan menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti pembahasan bersama pimpinan universitas dan yayasan.
“Kami menyambut baik penawaran kerja sama ini dan akan menyampaikan informasi program tersebut kepada mahasiswa serta alumni,” ujarnya.
Melalui penjajakan ini, FKIK UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berharap dapat memperkuat sinergi antarperguruan tinggi dalam pengembangan akademik, peningkatan kualitas riset, serta penguatan kompetensi lulusan yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. (Shin)
