Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
20/05/2026
CITILIVE

Harkitnas ke-118, Disporapar Kota Malang Genjot Semangat Pemuda Berkarya dan Berprestasi

rifamahmudah
  • Mei 20, 2026
  • 2 min read
Harkitnas ke-118, Disporapar Kota Malang Genjot Semangat Pemuda Berkarya dan Berprestasi

CITILIVE – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dimaknai sebagai momentum penting untuk membangkitkan semangat generasi muda dalam melanjutkan perjuangan bangsa. Di Malang, semangat tersebut menjadi perhatian khusus Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang dalam mendorong pemuda agar aktif berkontribusi melalui kegiatan positif dan produktif.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang, Baihaqi, mengatakan tema nasional tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, memiliki makna mendalam bagi generasi muda sebagai penerus estafet perjuangan bangsa.

Menurut Baihaqi, para pemuda harus memanfaatkan momentum kebangkitan nasional untuk meningkatkan aktivitas yang bermanfaat, kreatif, dan berdampak positif bagi masyarakat. Semangat para pendiri bangsa, kata dia, harus diterjemahkan dalam karya nyata generasi muda masa kini.

“Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan yang telah diletakkan para pendiri bangsa harus terus dilanjutkan oleh generasi muda. Untuk itu, kami berharap seluruh pemuda di Kota Malang meningkatkan aktivitas serta kegiatan-kegiatan positif dalam rangka mengisi perjuangan yang telah diwariskan,” ujar Baihaqi.

Ia menambahkan, generasi muda di Kota Malang diharapkan terus menjaga semangat berkarya, berinovasi, dan berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional. Hal ini penting agar para pemuda siap menjadi penerima estafet kepemimpinan bangsa menuju visi Indonesia Emas 2045.

Melalui berbagai program pembinaan kepemudaan yang dijalankan, Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kota Malang berkomitmen mencetak generasi muda yang aktif, berdaya saing, serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat. Program tersebut mencakup pengembangan kepemudaan, pelatihan kreativitas, kegiatan olahraga, hingga penguatan seni dan budaya lokal.

Baihaqi menegaskan, pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Sebaliknya, mereka harus tampil sebagai pelaku utama yang membawa perubahan positif bagi masyarakat dan turut menjaga cita-cita kebangsaan yang telah diperjuangkan para pendiri republik. (Shin)

1 Comment

  • It’s hard to find educated people on this subject, but you sound like you know what you’re talking about!
    Thanks

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *