UB Perkuat Zona Integritas, Reformasi Birokrasi Didorong Menuju Kampus Berdampak
SMARTLIVE -Universitas Brawijaya terus memperkuat pembangunan Zona Integritas (ZI) sebagai bagian dari reformasi birokrasi dan peningkatan tata kelola kampus yang bersih, profesional, serta berorientasi pada pelayanan publik.
Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan penguatan reformasi birokrasi yang menghadirkan jajaran internal kampus bersama narasumber dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Ketua Satuan Reformasi Birokrasi Universitas Brawijaya, Ngesti Dwi Prasetyo mengatakan pembangunan Zona Integritas di lingkungan UB difokuskan pada transformasi tata kelola birokrasi sekaligus perubahan budaya kerja di lingkungan perguruan tinggi.
Menurutnya, reformasi birokrasi tidak hanya menyasar sistem pelayanan yang efektif dan terintegrasi, tetapi juga penguatan integritas sumber daya manusia, baik tenaga kependidikan maupun dosen.

“Pembangunan zona integritas memiliki kata kunci integritas dan kompetensi. Hal ini diharapkan dapat merasuk dalam seluruh ruang perguruan tinggi, baik tenaga kependidikan maupun dosen,” ujarnya, Jumat (22/5/2026).
Selama tiga tahun terakhir, UB disebut terus melakukan pembenahan dalam pembangunan Zona Integritas. Salah satu capaian yang telah diwujudkan yakni integrasi unit layanan terpadu dan pusat layanan terpadu untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan kampus.
Selain itu, transformasi budaya kerja juga diperkuat melalui penerapan nilai budaya organisasi yang menitikberatkan pada integritas, komitmen, dan profesionalisme.
“Transformasi birokrasi ini diharapkan mampu menghadirkan kampus berdampak, yaitu kampus yang memberi kontribusi nyata terhadap kehidupan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Kemdikbudristek, Widodo Budi Siswanto menegaskan reformasi birokrasi menjadi langkah strategis untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan profesional.
Ia menyebut pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) merupakan langkah konkret mempercepat reformasi birokrasi di setiap unit kerja.
“Reformasi birokrasi merupakan langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintahan yang baik, efektif, dan efisien sehingga mampu memberikan pelayanan secara cepat, tepat, dan profesional,” jelasnya.
Melalui penguatan reformasi birokrasi tersebut, Universitas Brawijaya menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan budaya integritas, serta tata kelola perguruan tinggi yang lebih modern dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. (shin)
