Ziarah TMP Untung Suropati, Veteran Malang: Generasi Muda Jangan Hanya Menikmati Kemerdekaan
CITILIVE – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kota Malang menggelar ziarah rombongan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Untung Suropati, Jalan Veteran, Kota Malang, Rabu (10/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar bertepatan dengan Hari Veteran Nasional yang diperingati setiap 10 Agustus. Ziarah menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghormati jasa para pahlawan yang gugur dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat bersama jajaran Pemkot Malang, pengurus LVRI dan unsur terkait turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Prosesi diawali dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan, dilanjutkan peletakan karangan bunga dan tabur bunga di makam para pejuang.
Namun, bagi para veteran, kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni tahunan. Ziarah menjadi momentum untuk mengingatkan generasi penerus bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini lahir dari perjuangan dan pengorbanan panjang.

Ketua Ranting LVRI Pakisaji, Mukri, meminta generasi muda tidak hanya menjadi penerima manfaat kemerdekaan, tetapi ikut mengisi dan mempertahankan hasil perjuangan para pendahulu.
“Tabur bunga ini untuk mengingat para pahlawan yang telah meninggal. Kita semua ini meneruskan perjuangan beliau-beliau yang sudah meninggal,” ujar Mukri.
Ia menilai bentuk kecintaan terhadap bangsa sebenarnya dapat dimulai dari hal sederhana. Salah satunya dengan memasang bendera Merah Putih menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI.

“Jangan hanya menerima. Contoh yang paling gampang pemasangan bendera. Apa sulitnya memasang bendera? Tanpa diperintah pun seharusnya sudah sadar bahwa kita bisa hidup seperti sekarang ini karena kemerdekaan,” tegasnya.
Menurut Mukri, Merah Putih bukan sekadar atribut perayaan 17 Agustus. Bendera tersebut menjadi simbol perjuangan dan pengorbanan para pendahulu yang memungkinkan masyarakat hidup dalam kondisi merdeka.
“Tanpa ada kemerdekaan, kita tidak akan bisa hidup seperti ini,” katanya.
Veteran Minta Perhatian Pemerintah
Selain menyampaikan pesan kepada generasi muda, Mukri juga berharap perhatian pemerintah terhadap para veteran terus ditingkatkan.
Ia menyoroti kebutuhan veteran, termasuk persoalan kesejahteraan dan fasilitas organisasi yang dinilai masih belum memadai.
“Kami mohon perhatian. Kalau pemerintah akan memperhatikan kami, kebutuhan-kebutuhan kami masih banyak yang harus disediakan. Terutama tempat atau gedung kami yang masih sangat kurang memadai,” ungkapnya.
Menurutnya, perhatian terhadap veteran seharusnya tidak hanya muncul ketika peringatan Hari Veteran Nasional. Dukungan berkelanjutan diperlukan sebagai bentuk penghargaan atas jasa dan pengabdian para pejuang yang masih hidup.
Mukri mengapresiasi adanya pemberian tali asih dari pemerintah daerah. Namun, ia berharap dukungan tersebut dapat terus diperkuat, termasuk dalam aspek kesejahteraan veteran.
“Yang lain-lain, kami perlu mendapatkan perbaikan, mulai kesejahteraan para veteran yang masih ada ini,” ujarnya.
Perjuangan Harus Dilanjutkan Generasi Muda
Mukri menegaskan, penghormatan terhadap pahlawan tidak cukup hanya dilakukan melalui ziarah. Nilai perjuangan harus diteruskan kepada generasi berikutnya.
Ia berharap generasi muda mampu menjadi lebih baik dengan memahami perjalanan bangsa sejak masa revolusi hingga saat ini.
“Harapan kita kepada generasi kita ini supaya lebih baik daripada kita. Mengingat para pendahulu kita bahwa negara ini berdiri dari tahapan, mulai zaman revolusi sampai sekarang,” tuturnya.
Menurutnya, pengalaman perjuangan masa lalu menjadi bagian penting dari identitas bangsa yang tidak boleh terputus. Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk mengisi kemerdekaan melalui pendidikan, karya, pengabdian dan kontribusi positif bagi masyarakat.
Ziarah di TMP Untung Suropati pun menjadi pengingat bahwa kemerdekaan bukan akhir dari perjuangan, melainkan amanah yang harus diteruskan oleh setiap generasi.
