Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
22/07/2026
CITILIVE

Wali Kota Malang Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026, Dorong Transformasi Koperasi Hadapi Ekonomi Digital

Shinta lubis
  • Juli 22, 2026
  • 2 min read
Wali Kota Malang Raih Penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jatim 2026, Dorong Transformasi Koperasi Hadapi Ekonomi Digital

CITILIVE – Pemerintah Kota Malang kembali mendapat pengakuan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menerima penghargaan Pembina Koperasi Andalan Jawa Timur 2026 atas komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kelembagaan koperasi sekaligus mendorong transformasi ekonomi kerakyatan di Kota Malang.

Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 dan pembukaan Koperasi Explore 2026 “Pasar Koperasi dan UMKM” di Bakorwil Pamekasan, Selasa (21/7/2026).

Penghargaan itu diberikan kepada kepala daerah yang dinilai berhasil membangun ekosistem koperasi melalui pembinaan kelembagaan, penguatan sumber daya manusia, serta pengembangan kebijakan yang mendukung pertumbuhan koperasi dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wahyu Hidayat mengatakan penghargaan tersebut menjadi indikator bahwa pengembangan koperasi di Kota Malang mulai menunjukkan hasil, namun sekaligus menjadi tantangan untuk mempercepat transformasi koperasi agar mampu beradaptasi dengan perubahan ekonomi.

“Alhamdulillah, penghargaan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi Pemerintah Kota Malang. Ini bukan penghargaan untuk kepala daerah semata, tetapi menjadi milik seluruh gerakan koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat Kota Malang yang terus membangun ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Menurut Wahyu, tantangan koperasi saat ini jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu. Persaingan usaha yang semakin ketat menuntut koperasi tidak lagi bertumpu pada pola pengelolaan konvensional, tetapi mampu memanfaatkan teknologi digital, memperkuat tata kelola, serta meningkatkan profesionalisme pengurus.

Karena itu, Pemkot Malang menyiapkan sejumlah langkah untuk memperkuat daya saing koperasi, mulai dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan kelembagaan, digitalisasi layanan koperasi, perluasan akses pembiayaan, hingga membuka jaringan pemasaran yang lebih luas bagi produk anggota koperasi.

“Koperasi harus naik kelas. Tidak cukup hanya sehat secara kelembagaan, tetapi juga harus profesional, modern, adaptif terhadap teknologi, dan mampu bersaing di era digital. Pemerintah Kota Malang akan terus hadir memberikan dukungan agar koperasi benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga:  Jalan Berlubang di Malang, Pemkot Malang Baru Bisa Perbaiki pada 2023

Pemkot Malang juga mendorong koperasi menjadi bagian penting dalam memperkuat sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah. Kolaborasi antara koperasi dan UMKM dinilai mampu meningkatkan akses permodalan, memperkuat distribusi produk, hingga memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.

Penghargaan tersebut sekaligus menjadi evaluasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan koperasi agar tidak hanya bertambah dari sisi jumlah, tetapi juga tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, produktif, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.

Melalui penguatan koperasi yang lebih modern dan berdaya saing, Pemerintah Kota Malang menargetkan sektor ekonomi kerakyatan mampu menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dinamika perekonomian nasional.