Wali Kota Batu Rotasi 12 Pejabat, Sejumlah Kepala OPD Berganti Posisi
CITILIVE— Wali Kota Batu Nurochman merotasi 12 pejabat utama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu. Perombakan tersebut menyasar sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk pejabat administrator, pengawas, fungsional, hingga kepala puskesmas.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan berlangsung di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani, Senin (2/11/2026) malam. Nurochman memimpin langsung prosesi pelantikan.
Sejumlah pejabat yang sebelumnya menduduki posisi strategis kini mendapat penugasan baru. Achmad Dahlan, yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), kini dipercaya memimpin Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
Posisi Kepala Kesbangpol selanjutnya diisi Arief As Siddiq, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).
Perubahan juga terjadi di sektor komunikasi, sosial, dan pendidikan. Aries Setiawan, mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), kini menjabat Kepala Dinas Sosial (Dinsos). Sementara Lilik Fariha yang sebelumnya memimpin Dinsos mendapat tugas baru sebagai Kepala Dinas Pendidikan (Disdik).
Aditya Prasaja, sebelumnya Kepala Dinas Kesehatan, kini dipercaya memimpin Dinas Perhubungan (Dishub). Hendry Suseno yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pertanian mendapat penugasan sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan).
Sementara itu, M. Nur Adhim yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan kini memimpin Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Dyah Lies, yang sebelumnya bertugas di DPMPTSP, kini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).
Di sektor keuangan dan lingkungan, Arie yang sebelumnya menjabat Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) mendapat promosi sebagai Kepala BKAD. Chairil Fajar, mantan Sekretaris Bapenda, kini memimpin Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Dua pejabat lainnya turut mendapat penugasan baru. Dian Saraswati, sebelumnya Kepala Bagian Umum, kini dipercaya memimpin Diskominfo. Sedangkan Faris Pasarela dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
Nurochman Tekankan Kapasitas Manajerial
Dalam arahannya, Nurochman mengatakan rotasi jabatan dilakukan untuk mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Dia meminta pejabat yang dilantik memiliki kapasitas manajerial serta mampu mengambil keputusan dan menyelesaikan persoalan.
“Saya butuh pejabat yang memiliki kapasitas manajerial, mampu mengambil keputusan, menggerakkan organisasi, dan menyelesaikan persoalan. Jangan sampai kewenangan besar tidak diimbangi kemampuan memimpin yang memadai,” tegas Nurochman.
Dia juga meminta seluruh kepala OPD menyelaraskan program kerja dengan visi dan misi pembangunan daerah serta menghindari ego sektoral dalam menjalankan tugas.
Perhatian khusus turut diberikan pada penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027. Nurochman mengingatkan agar perencanaan program tidak sekadar menyalin kegiatan tahun sebelumnya.
Menurutnya, setiap program harus melalui evaluasi, memiliki target terukur, urgensi yang jelas, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Setiap program harus melalui evaluasi, memiliki target terukur, urgensi yang jelas, serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Tinggalkan pola kerja yang hanya berorientasi pada tumpukan dokumen,” tandasnya.
