UIN Malang Jadi Lokasi Kajian Nasional, Peneliti Bahas Model Perguruan Tinggi Islam Berbasis Ekoteologi
SMARTLIVE – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang menjadi lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) penelitian nasional yang membahas pengembangan model manajemen perguruan tinggi Islam berwawasan ekoteologi. Forum tersebut digelar oleh Tim Peneliti LITAPDIMAS UIN Raden Intan Lampung bekerja sama dengan Institut Al Ma’arif Way Kanan Lampung, Senin (20/7/2026).
FGD ini menjadi bagian dari tahapan penyusunan model akademik yang mengintegrasikan tata kelola perguruan tinggi dengan nilai-nilai pelestarian lingkungan dalam perspektif Islam.
Ketua Tim Peneliti, Dr. Junaidah, M.A., mengatakan forum tersebut bertujuan menghimpun masukan dari akademisi dan praktisi guna menyempurnakan instrumen penelitian sekaligus merumuskan rekomendasi pengembangan manajemen perguruan tinggi Islam yang lebih responsif terhadap isu keberlanjutan lingkungan.
Sebanyak 20 peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi diundang mengikuti diskusi. Dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, peserta terdiri atas pimpinan fakultas, ketua program studi, kepala pusat penelitian, kepala pusat pengabdian kepada masyarakat, Kepala Pusat PSGAD, hingga Duta Kampus.

Selama diskusi, peserta membahas berbagai aspek penelitian, mulai dari kerangka konseptual, validasi instrumen, hingga penyusunan rekomendasi akademik yang akan menjadi dasar pengembangan model manajemen perguruan tinggi Islam berbasis ekoteologi.
Pembahasan juga menyoroti peran perguruan tinggi dalam mendorong kebijakan kampus yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan melalui penguatan budaya peduli lingkungan.
Hasil FGD ini akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan penelitian yang diharapkan mampu menghasilkan model tata kelola perguruan tinggi Islam yang adaptif terhadap tantangan perubahan lingkungan sekaligus memperkuat implementasi nilai-nilai keberlanjutan di lingkungan pendidikan tinggi.
