Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
10/05/2026
CITILIVE

Rekomendasi Jalur Gowes Favorit di Malang Raya yang Paling Diburu Pesepeda

rifamahmudah
  • Mei 10, 2026
  • 4 min read
Rekomendasi Jalur Gowes Favorit di Malang Raya yang Paling Diburu Pesepeda

CITILIVE – Malang Raya tak hanya dikenal sebagai kota wisata dan pendidikan, tetapi juga menjadi salah satu surga bagi pecinta olahraga sepeda. Udara yang relatif sejuk, jalur menantang, hingga pemandangan alam yang memanjakan mata membuat tren gowes di Malang terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup sehat masyarakat.

Mulai dari gowes santai hingga jalur tanjakan ekstrem, Malang Raya memiliki banyak rute favorit yang rutin diburu komunitas sepeda maupun pesepeda pemula. Bahkan, tren cycling kini bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi aktivitas healing, wisata, hingga ajang konten media sosial.

Berikut rekomendasi jalur gowes favorit di Malang Raya yang paling banyak diminati.

  1. Jalur Ijen Boulevard – Kayutangan Heritage

Rute ini menjadi favorit pesepeda pemula hingga gowes santai keluarga. Jalurnya relatif datar dengan nuansa heritage khas Kota Malang.

Pesepeda biasanya memulai perjalanan dari kawasan Jalan Ijen menuju Kayutangan Heritage sambil menikmati suasana kota tua dan deretan bangunan kolonial.

Waktu terbaik:
• Pagi hari pukul 05.30–07.00 WIB
• Minggu pagi saat car free day

Daya tarik:
• Banyak spot foto estetik
• Cocok untuk city cycling
• Banyak tempat kuliner dan coffee shop

  1. Jalur Soekarno-Hatta – Universitas Brawijaya

Kawasan Soekarno-Hatta hingga Tlogomas menjadi jalur favorit anak muda dan mahasiswa untuk gowes sore.

Selain jalannya cukup nyaman, area ini juga ramai komunitas olahraga seperti lari dan sepeda.

Karakter jalur:
• Trek perkotaan
• Cocok untuk road bike
• Banyak titik istirahat

Biasanya pesepeda memanfaatkan jalur ini untuk latihan endurance ringan setelah aktivitas kerja atau kuliah.

  1. Jalur Batu – Selecta

Bagi pecinta tanjakan, jalur menuju wisata Selecta di Kota Batu menjadi salah satu trek paling populer.

Baca Juga:  Polres Malang Berhasil Menangkap Pengedar Narkoba

Medan menanjak dengan udara dingin membuat rute ini sering dipakai latihan komunitas road bike maupun gravel bike.

Keunggulan:
• View pegunungan
• Udara sejuk
• Banyak tanjakan menantang

Namun pesepeda pemula disarankan mempersiapkan stamina dan perlengkapan keamanan karena beberapa titik memiliki tanjakan cukup panjang.

  1. Jalur Pujon – Ngantang

Rute ini dikenal sebagai jalur healing favorit para cyclist Malang Raya. Pemandangan hamparan sawah, perbukitan, dan udara segar menjadi alasan banyak pesepeda rela menempuh jarak jauh.

Selain suasana alamnya, jalur ini juga terkenal dengan banyaknya warung kopi dan tempat kuliner desa yang cocok untuk pit stop.

Cocok untuk:
• Road bike
• Touring sepeda
• Gowes komunitas jarak jauh

  1. Jalur Karangploso – Coban Talun

Bagi penggemar MTB (mountain bike), jalur menuju Coban Talun menawarkan sensasi off-road yang menantang.

Kontur jalan berbatu dan trek tanah menjadi favorit pesepeda yang menyukai adrenalin dan petualangan alam.

Perlengkapan wajib:
• Helm full protection
• Sarung tangan
• Sepeda MTB
• Lampu dan toolkit

  1. Jalur Jalibar (Jalur Lingkar Barat)

Jalibar Kota Batu juga menjadi salah satu ikon gowes favorit di Malang Raya. Jalur ini memiliki trek panjang dengan panorama pegunungan yang sangat populer di kalangan komunitas sepeda.

Banyak pesepeda memilih gowes pagi di Jalibar karena lalu lintas relatif nyaman dan memiliki jalur panjang untuk latihan kecepatan.

Daya tarik:
• Sunrise view
• Trek panjang dan mulus
• Favorit komunitas road bike

Bersepeda Kini Jadi Lifestyle Anak Muda

Tren olahraga sepeda saat ini berkembang pesat di Malang Raya. Tidak hanya komunitas lama, banyak anak muda mulai menjadikan cycling sebagai bagian dari gaya hidup sehat sekaligus sarana refreshing.

Baca Juga:  Polwan Polresta Malang Kota Sabet Juara 2 Lomba Menembak “Kapolda Jatim Cup 2025”

Selain menyehatkan, olahraga sepeda juga dinilai lebih fleksibel karena bisa dilakukan sendiri maupun bersama komunitas.

Bahkan, banyak pesepeda kini melengkapi aktivitas gowes dengan berbagai perlengkapan modern seperti:
• Smartwatch olahraga
• Jersey cycling
• Helm aerodinamis
• Lampu sepeda
• Action cam
• Bottle cage dan hydration pack

Berapa Biaya Memulai Hobi Sepeda?

Untuk pemula, biaya memulai hobi gowes sebenarnya cukup fleksibel tergantung kebutuhan.

Estimasi perlengkapan dasar:
• Sepeda pemula: Rp2 juta – Rp5 juta
• Helm: Rp200 ribu – Rp1 juta
• Jersey dan celana padding: Rp300 ribu – Rp800 ribu
• Lampu sepeda: Rp100 ribu – Rp500 ribu
• Botol minum dan sarung tangan: Rp100 ribu – Rp300 ribu

Sedangkan bagi penghobi serius, harga road bike atau MTB premium bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Meski begitu, banyak komunitas sepeda di Malang menilai yang paling penting bukan harga sepeda, melainkan konsistensi menjaga pola hidup sehat dan menikmati proses berolahraga.

Dengan banyaknya pilihan jalur menarik, tak heran jika Malang Raya kini menjadi salah satu destinasi favorit bagi para pecinta gowes dari berbagai daerah. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *