Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
27/10/2026
CITILIVE

NPCI Kota Malang Kirim Atlet Boccia dan Catur Tunanetra ke Piala Gubernur 2026

Shinta lubis
  • Oktober 27, 2026
  • 2 min read
NPCI Kota Malang Kirim Atlet Boccia dan Catur Tunanetra ke Piala Gubernur 2026

CITILIVE— National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kota Malang menyiapkan atlet untuk berlaga di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Paralimpik Piala Gubernur Jawa Timur 2026 di Mojokerto, 30 Oktober hingga 1 November. Kontingen Kota Malang akan mengikuti dua cabang olahraga (cabor), yakni boccia dan catur tunanetra.

Kontingen dijadwalkan berangkat pada Kamis (29/10/2026). Menjelang pertandingan, atlet menjalani latihan rutin untuk menjaga kondisi fisik dan mematangkan kesiapan mental.

Wakil Ketua NPCI Kota Malang Rara Lingga mengatakan, latihan berlangsung setiap Selasa hingga Jumat dengan dukungan fasilitas dari Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar). Latihan di antaranya dilaksanakan di kawasan Stadion Gajayana.

“Untuk pelatihan sudah sangat maksimal. Bukan hanya hari ini, kami melakukan latihan rutin mulai Selasa hingga Jumat. Kami juga difasilitasi Pemkot Malang, khususnya Disporapar, di area Stadion Gajayana,” ujar Rara saat persiapan akhir, Selasa (27/10/2026).

Menurut Rara, kejuaraan kali ini menjadi kesempatan bagi atlet Kota Malang untuk mengembangkan kemampuan, terutama pada cabang boccia yang masih relatif baru dikembangkan di daerah tersebut. Ia menyebut kemampuan atlet menunjukkan potensi untuk bersaing setelah mulai mengikuti kejuaraan pada tahun sebelumnya.

Dukungan peralatan juga menjadi bagian penting dalam pembinaan. Disporapar telah memfasilitasi kebutuhan olahraga boccia, termasuk bola khusus yang harganya dapat mencapai belasan hingga puluhan juta rupiah.

Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan berharap kontingen mampu mempertahankan bahkan meningkatkan capaian pada kejuaraan sebelumnya. Dalam Kejurprov sebelumnya, Kota Malang mengirimkan empat atlet dan meraih enam medali, terdiri atas dua emas, tiga perak, dan satu perunggu.

“Harapan kami, dengan dua cabor yang diikuti sekarang, yakni boccia dan catur tunanetra, atlet bisa meraih prestasi terbaik. Mudah-mudahan atlet yang dikirimkan nanti mampu mendulang prestasi untuk Kota Malang,” kata Arif.

Baca Juga:  SMA Negeri 2 Kota Malang Jadi Model Kemendikdasmen untuk Uji Kemahiran Bahasa Indonesia

Saat ini, NPCI Kota Malang memiliki sekitar 20 atlet yang tersebar di lima cabang olahraga. Sejumlah atlet juga pernah berkompetisi di tingkat internasional, termasuk atlet para-badminton yang mengikuti kejuaraan tingkat ASEAN dan Asia.

Pemkot Malang turut menyiapkan pembinaan untuk menghadapi Kejurprov Paralimpik 2027. Namun, anggaran yang diusulkan masih dalam pembahasan bersama tim anggaran dan badan anggaran. Anggaran tersebut direncanakan mendukung tahapan seleksi, pemusatan latihan kota, hingga pemberangkatan atlet yang diperkirakan berlangsung pada Juni–Juli 2027.