Nilai TKA Jadi Penentu, 1472 Kursi SMP Negeri Diperebutkan Ribuan Siswa SD di Malang
CITILIVE – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kota Malang mulai dipersiapkan. Nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA) dipastikan menjadi penentu utama dalam seleksi masuk SMP negeri, khususnya pada jalur prestasi akademik.
Dari data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, total kuota jalur prestasi akademik mencapai 1.472 kursi yang tersebar di sekitar 30 SMP negeri.
Jumlah tersebut akan diperebutkan oleh ribuan siswa lulusan SD, sehingga persaingan dipastikan berlangsung ketat.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana, menegaskan bahwa penggunaan nilai TKA bertujuan untuk memastikan seleksi berjalan objektif dan berbasis kemampuan akademik siswa.
“Nilai TKA menjadi salah satu indikator penting dalam seleksi, sehingga diharapkan prosesnya lebih objektif dan transparan,” ujarnya.
Ia juga memastikan seluruh tahapan SPMB dilaksanakan secara daring untuk meminimalisasi potensi kecurangan sekaligus menjamin akses yang merata bagi seluruh calon peserta didik.
Dalam skema tahun ini, nilai TKA menjadi indikator utama selain nilai rapor. Kebijakan tersebut membuat hasil ujian akademik memiliki peran besar dalam menentukan peluang siswa diterima di sekolah negeri.
Selain jalur prestasi, SPMB juga membuka jalur domisili, afirmasi, dan mutasi. Namun, jalur prestasi tetap menjadi incaran karena memberikan peluang masuk ke sekolah unggulan.
Pelaksanaan TKA telah digelar pada April 2026, dengan jadwal susulan pada Mei bagi siswa yang belum mengikuti tes utama. Hasilnya akan digunakan sebagai dasar seleksi dalam penerimaan siswa baru.
Dengan kuota terbatas dan sistem seleksi berbasis nilai, siswa diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal untuk bersaing memperebutkan kursi SMP negeri di Kota Malang. (Shin)
