Libur Sekolah di Malang? Festival 5 Juta Lampu Warna-Warni Ini Bisa Jadi Destinasi Malam Baru
CITILIVE – Musim libur sekolah tahun ini menghadirkan pilihan wisata baru bagi warga Malang Raya dan wisatawan. Festival cahaya bertajuk Lights Wonderland resmi hadir di kawasan GOR Ken Arok Kota Malang dengan menampilkan sekitar 5 juta lampu warna-warni yang menghiasi area seluas 2,5 hektare.
Festival yang akan berlangsung mulai 12 Juni hingga 19 Juli 2026 itu digadang-gadang menjadi salah satu destinasi wisata malam terbesar di Kota Malang selama masa liburan sekolah.
Penyelenggara Lights Wonderland, Eko Ardi Nugraha, mengatakan pemasangan jutaan lampu tersebut membutuhkan waktu sekitar dua pekan. Seluruh instalasi didatangkan langsung dari Guangzhou, Tiongkok, sebelum dirakit di kawasan GOR Ken Arok.
“Di sini kami memasang sekitar 5 juta lampu. Pemasangannya membutuhkan waktu sekitar 14 hari. Seluruh area GOR Ken Arok yang luasnya sekitar 2,5 hektare kami sulap menjadi kawasan festival cahaya,” kata Eko.
Menurutnya, Lights Wonderland merupakan penyelenggaraan ketujuh Festival Lumiland di Indonesia. Kota Malang dipilih karena memiliki potensi wisata yang kuat sekaligus membutuhkan lebih banyak alternatif destinasi malam bagi wisatawan.

Selama ini, sebagian besar wisatawan menikmati Kota Malang pada siang hari. Kehadiran Lights Wonderland diharapkan mampu memperpanjang lama kunjungan wisatawan dengan menghadirkan pengalaman berbeda saat malam hari.
Tidak hanya menyuguhkan lautan lampu warna-warni, festival ini juga menghadirkan sembilan zona tematik yang dirancang untuk menjadi spot foto dan rekreasi keluarga.
Beberapa di antaranya adalah zona astronot, lorong waktu, lorong cinta, hingga berbagai instalasi cahaya yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman visual yang berbeda.

Yang menarik, khusus untuk Kota Malang, pengunjung akan menemukan wahana laser interaktif yang belum pernah dihadirkan pada penyelenggaraan sebelumnya di kota lain.
Melalui teknologi tersebut, pengunjung dapat berinteraksi langsung dengan proyeksi visual di lantai, seperti menangkap ikan atau kupu-kupu hanya dengan pijakan kaki.
“Fitur laser interaktif ini menjadi salah satu yang spesial di Malang. Teknologi ini kami datangkan langsung dari China dan belum ada di kota-kota sebelumnya,” jelas Eko.
Selain menyasar wisata keluarga selama musim liburan, penyelenggara juga menyiapkan program sosial berupa 50.000 tiket gratis bagi guru dan siswa sekolah dasar secara bertahap.

Guru di Malang Raya maupun Jawa Timur cukup menunjukkan identitas guru atau kartu PGRI untuk mendapatkan akses masuk gratis.
“Jadi mereka tinggal menunjukkan kartu atau surat dari sekolah, bisa gratis masuk,” ujarnya.
Sementara itu, untuk masyarakat umum, tiket masuk dibanderol Rp35 ribu untuk dewasa dan Rp25 ribu untuk anak-anak.
Festival Lights Wonderland beroperasi setiap hari mulai pukul 17.00 WIB hingga 23.00 WIB.
Dengan kombinasi jutaan lampu, wahana interaktif, serta berbagai spot foto tematik, Lights Wonderland diproyeksikan menjadi salah satu tujuan favorit keluarga selama libur sekolah sekaligus memperkuat posisi Kota Malang sebagai destinasi wisata malam di Jawa Timur.
