Ketua Baru Karang Taruna Kota Malang Tancap Gas, Target Setiap Kecamatan Miliki Unit Usaha Pemuda
CITILIVE – Ketua Karang Taruna Kota Malang periode 2026–2031, Dani Agung Prasetiyo, langsung mematok sejumlah program prioritas usai resmi dilantik. Fokus utamanya adalah mendorong kemandirian ekonomi pemuda dengan menargetkan setiap Karang Taruna kecamatan memiliki unit usaha serta memperluas pelatihan keterampilan bagi generasi muda di lima kecamatan.
Dani Agung Prasetiyo menegaskan kepengurusan baru tidak akan hanya berfokus pada kegiatan seremonial, tetapi menghadirkan program yang berdampak langsung bagi pemuda hingga tingkat kecamatan.
“Program-program ini akan kami ratakan di lima kecamatan yang ada di Kota Malang agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh anggota Karang Taruna,” ujar Dani usai dilantik.
Salah satu program yang menjadi prioritas ialah penguatan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai pelatihan keterampilan. Dani menyiapkan pelatihan barista, public speaking, hingga pengembangan kompetensi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja.

Menurutnya, program tersebut akan didukung melalui alokasi pokok-pokok pikiran (pokir) yang dimilikinya agar pemuda memiliki bekal keterampilan sekaligus peluang menciptakan lapangan kerja.
Tak hanya itu, Dani juga memasang target setiap Ketua Karang Taruna di lima kecamatan memiliki satu unit usaha sebagai motor penggerak ekonomi organisasi.
“Target pertama saya, setiap Ketua Karang Taruna kecamatan akan memiliki satu unit usaha. Nantinya bisa dikembangkan hingga tingkat kelurahan. Bentuk usahanya bisa warmindo atau jenis usaha produktif lainnya. Ini menjadi komitmen kami untuk membangun kemandirian ekonomi pemuda,” tegasnya.
Selain penguatan ekonomi, Karang Taruna Kota Malang juga berencana menyediakan satu unit ambulans yang dapat dimanfaatkan anggota maupun masyarakat ketika dibutuhkan sebagai bentuk pelayanan sosial organisasi.
Sementara terkait dukungan terhadap program prioritas nasional, seperti ketahanan pangan, Dani mengaku masih akan melakukan koordinasi dan konsultasi lebih lanjut agar pelaksanaannya tetap sesuai ketentuan.
“Kalau memang nanti hasil konsultasi memungkinkan untuk dijalankan, tentu akan kami laksanakan,” katanya.
Melalui kepengurusan baru tersebut, Karang Taruna Kota Malang diharapkan tidak hanya menjadi organisasi kepemudaan, tetapi juga mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi, peningkatan kapasitas generasi muda, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam pembangunan masyarakat.
