NewDaftar / Login NetwriterDAFTAR
30/01/2023
CITILIVE

Kenang 100 Hari Tragedi Kanjuruhan, Rapper Malang Bonerutzy Rilis Lagu Satu Hati

  • Januari 6, 2023
  • 2 min read
Kenang 100 Hari Tragedi Kanjuruhan, Rapper Malang Bonerutzy Rilis Lagu Satu Hati

UPDATEKOTA, MalangLive – Mengenang 100 hari tragedi Kanjuruhan Malang yang mencatat 135 korban jiwa, Oneng Sugiarta Entertainment merilis video musik berjudul Satu Hati.

Lagu ini dibawakan oleh rapper Malang Bonerutzy featuring vokalis bersuara khas Bellamy Bachrul.

Lagu yang mengusung tema kebersamaan, solidaritas, dan perdamaian mengisi soundtrack film pendek Buku Harian Lia (Kanjuruhan Disaster) yang rencananya akan tayang 1 Oktober 2023 mendatang.

Untuk lirik lagu tersebut dibuat sendiri oleh penyanyinya.

“Kalau secara liriknya, saya buat secara umum ke arah persatuannya. Karena ini tidak hanya chaos dalam dunia persepakbolaan,” tandas penyanyi tersebut pada Jumat, 6 Januari 2023.

Ia mencontohkan tiap kali ada pilkada selalu ada keributan.

“Awalnya saya membuat lirik Satu Hati ini karena ada kegerahan. Di dunia bola ternyata juga ada karena fanatisme. Tapi dengan  kejadian itu, Bonek-Aremania jadi anteng, ayem. Akhir seperti inilah yang diharapkan. Ada hikmahnya,” jawabnya.

Ketika ada perbedaan tapi jika disatukan malah bangun karena membuang benci di kepala.

“Jadi apapun itu jika ada muatan baiknya pasti nilainya positifnya. Kalau orang melihat perbedaan yang dikedepankan pasti ada keributan,” sebutnya.

Ia menyebut beat lagunya sendiri sangat luar biasa karena di luar ekspektasinya.

“Di endingnya dibantu Bellamy. Sehingga di reff lagunya jadi keren,” jelasnya.

Sementara untuk syuting video klipnya juga berjalan lancar di beberapa tempat.

“Yang membuat saya senang, kadang di lokasi syuting ada hal-hal spontan idenya dari tim Sendja Visual,” papar dia.

Dalam videonya juga dipadukan foto-foto yang menanggapi itu dengan karya sesuai porsi masing-masing.

Syuting video musik dilakukan di Malang dan Batu, salah satu di antaranya di halaman Stadion Kanjuruhan.

Oneng Sugiarta dan Febrian Setia Putra selaku produser ingin menyampaikan pesan empati kepada keluarga korban dan kekecewaan proses hukum yang dirasa belum tuntas.

“Semoga video musik Satu Hati bisa membawa energi dan semangat untuk Aremania yang jauh lebih bagus, solid serta menjunjung perdamaian dimanapun,” tambahnya.

“Juga buat ibu-ibu yang ditinggalkan anaknya, anggota keluarganya untuk menatap masa depan yg lebih bagus, solid serta menjunjung perdamaian kapanpun,” pungkas Oneng.