Karang Taruna Kota Malang Siap Dukung Program RT Berkelas, Wali Kota Minta Pengurus Baru Perkuat Kolaborasi
CITILIVE – Pemerintah Kota Malang menegaskan Karang Taruna harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan berbasis masyarakat. Melalui kepengurusan baru yang akan dipilih dalam Temu Karya Karang Taruna Kota Malang, organisasi kepemudaan tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi, khususnya mendukung implementasi Program RT Berkelas hingga tingkat lingkungan.
Penegasan itu disampaikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat membuka Temu Karya Karang Taruna Kota Malang, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Wahyu, hasil utama yang diharapkan dari forum tersebut bukan sekadar memilih ketua baru, melainkan melahirkan kepemimpinan yang mampu membawa Karang Taruna menjadi organisasi yang lebih adaptif, produktif, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Malang.
“Hari ini kita membuka Temu Karya Karang Taruna Kota Malang. Harapannya lahir pemimpin baru yang mampu membawa organisasi ini semakin baik dan semakin kuat berkolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya.

Wahyu menegaskan Karang Taruna tidak boleh hanya menjalankan fungsi organisasi sosial kemasyarakatan, tetapi harus menjadi mitra aktif pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat.
Salah satu peran yang didorong adalah mendukung Program RT Berkelas, program unggulan Pemerintah Kota Malang yang berfokus pada pembangunan berbasis lingkungan.
Menurutnya, keterlibatan Karang Taruna sangat dibutuhkan karena organisasi tersebut memiliki sumber daya manusia hingga tingkat kelurahan yang dapat membantu pemerintah mengidentifikasi kebutuhan warga sekaligus menyusun usulan pembangunan dari tingkat RT.
“Karang Taruna harus hadir bersama pemerintah. Mereka bisa membantu menyusun berbagai kebutuhan masyarakat di tingkat RT sehingga program pembangunan benar-benar tepat sasaran,” katanya.
Selain mendukung pembangunan lingkungan, Wahyu berharap Karang Taruna mampu menjadi motor pemberdayaan generasi muda melalui berbagai program sosial, ekonomi, hingga kepemudaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta Temu Karya agar mengedepankan musyawarah dan menjaga soliditas organisasi selama proses pemilihan berlangsung.
“Dinamika organisasi itu hal biasa. Yang terpenting, siapa pun yang terpilih nanti mampu membawa Karang Taruna semakin maju dan tetap bersinergi dengan pemerintah,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan Pengurus Nasional Karang Taruna, Ahmad Bahtiar Sebayang, menilai Karang Taruna Kota Malang memiliki potensi besar menjadi organisasi kepemudaan yang mampu mendukung berbagai program pembangunan daerah.
Ia mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Malang yang terus memberikan ruang bagi Karang Taruna untuk berkontribusi dalam pembangunan.
Menurutnya, kepengurusan baru nantinya diharapkan segera melakukan konsolidasi organisasi sekaligus menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan daerah.
“Siapa pun yang terpilih nanti harus didukung bersama. Yang paling penting adalah Karang Taruna tetap solid, mampu menghadirkan program yang nyata, dan memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ahmad juga menilai Program RT Berkelas menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah terhadap pembangunan berbasis lingkungan yang layak mendapat dukungan penuh dari Karang Taruna.
Melalui Temu Karya tersebut, Karang Taruna Kota Malang diharapkan melahirkan kepengurusan baru yang mampu memperkuat peran organisasi sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat, pengembangan kepemudaan, serta mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota Malang menuju kota yang semakin berkelas.
