Harlah ke-6 Ponpes Alam An-Nur Lembah Kemuning, Pemkab Malang Dorong Penguatan Pendidikan dan Karakter Santri
SMARTLIVE – Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning, Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-6 pada Selasa (9/9/2026).
Peringatan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning dalam memperkuat pendidikan, membentuk karakter santri, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning, KH Nu’man Latif, juga menyampaikan pandangannya dalam peringatan Harlah ke-6 tersebut.
KH Nu’man Latif menegaskan bahwa perjalanan enam tahun Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning menjadi bagian dari proses membangun lembaga pendidikan Islam yang terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Peringatan Harlah, menurutnya, tidak hanya menjadi momentum perayaan bertambahnya usia pondok pesantren, tetapi juga menjadi sarana untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan pendidikan dan pembinaan santri.

Dalam kegiatan tersebut, Gatot Yuda Setiawan hadir mewakili Bupati Malang, HM Sanusi. Ia sekaligus membacakan sambutan Bupati Malang di hadapan para kiai, santri, pengurus pondok pesantren, tokoh masyarakat dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Malang melalui Gatot Yuda Setiawan menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Latifah Shohib, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Malang tidak dapat hadir secara langsung lantaran memiliki agenda yang berlangsung bersamaan.
Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Malang, Bupati menyampaikan selamat atas peringatan Harlah ke-6 kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning.
Menurutnya, usia enam tahun memang belum terlalu panjang bagi perjalanan sebuah lembaga pendidikan. Meski demikian, masa tersebut menjadi fase penting dalam membangun pondasi, meneguhkan cita-cita serta menunjukkan komitmen dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Momentum Harlah ini hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan memperingati bertambahnya usia pondok pesantren, tetapi juga sebagai momentum muhasabah, evaluasi dan penguatan tekad untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pengabdian kepada umat,” demikian pesan Bupati Malang dalam sambutan yang dibacakan Gatot Yuda Setiawan.
Pemerintah Kabupaten Malang berharap Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang mampu mencetak generasi berilmu sekaligus berakhlakul karimah.
Selain memiliki bekal keilmuan dan pemahaman keagamaan, para santri juga diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjawab berbagai tantangan perkembangan zaman.
Bupati Malang menegaskan, peringatan Harlah ke-6 juga menjadi momentum penting bagi seluruh keluarga besar pondok pesantren untuk melakukan evaluasi terhadap perjalanan yang telah dilalui sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
Keberadaan pondok pesantren, lanjutnya, memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia. Tidak hanya membekali generasi muda dengan kemampuan intelektual dan pengetahuan keagamaan, tetapi juga menanamkan karakter, moral dan nilai-nilai akhlakul karimah.
Melalui pendidikan pesantren, diharapkan lahir generasi penerus yang memiliki keilmuan, kemandirian, kepedulian sosial dan karakter kuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, bangsa dan negara.
Peringatan Harlah ke-6 Pondok Pesantren Alam An-Nur Lembah Kemuning pun diharapkan menjadi pijakan untuk terus memperkuat peran pesantren sebagai salah satu pusat pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Malang.
