Duta Budaya Kota Malang Minta Dukungan Warga, Siap Harumkan Nama Daerah di Ajang Jatim 2026
CITILIVE – Pemerintah Kota Malang mulai menggalang dukungan publik untuk para finalis Duta Kebudayaan Jawa Timur 2026 yang mewakili Kota Malang. Ajakan itu disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram Pemkot Malang bertepatan dengan momentum Hari Ulang Tahun ke-112 Kota Malang.
Dalam unggahan tersebut, tiga finalis tampil mengenakan busana adat lengkap dengan selempang Duta Kebudayaan Jawa Timur 2026. Pemkot mengajak masyarakat memberikan dukungan dan suara terbaik agar delegasi Kota Malang mampu bersaing di tingkat provinsi sekaligus membawa nama daerah semakin dikenal lewat jalur budaya.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyampaikan bahwa keikutsertaan para finalis bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga bentuk representasi generasi muda dalam menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.
“Duta budaya bukan hanya soal penampilan, tetapi bagaimana generasi muda mampu menjadi wajah Kota Malang dalam melestarikan seni, tradisi, dan nilai budaya lokal. Kami berharap masyarakat ikut memberikan dukungan penuh,” ujar Wahyu Hidayat, Jumat (5/6).
Ia menilai keberadaan duta budaya memiliki peran penting dalam memperkenalkan potensi Kota Malang, mulai dari seni pertunjukan, bahasa, kuliner, hingga tradisi lokal kepada masyarakat luas, khususnya generasi muda.
Sementara itu, salah satu finalis Putra Duta Kebudayaan Kota Malang M Deksa Putra Pratama dan Shasi Kirana mengaku bangga mendapat kesempatan mewakili Kota Pendidikan tersebut di tingkat Jawa Timur. Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi motivasi besar untuk tampil maksimal.
“Kami ingin membawa semangat budaya Kota Malang agar semakin dikenal luas. Dukungan masyarakat tentu menjadi energi tambahan bagi kami untuk memberikan hasil terbaik,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan finalis Putri Duta Kebudayaan Kota Malang. Ia berharap ajang tersebut mampu menjadi ruang bagi anak muda untuk lebih mencintai budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi dan budaya luar.
“Kami ingin menunjukkan bahwa budaya daerah tetap relevan dan bisa dikemas lebih menarik untuk generasi muda. Kota Malang punya banyak potensi budaya yang layak dibanggakan,” kata Shasi.
Pemkot Malang menilai partisipasi publik dalam memberikan dukungan menjadi bagian penting dalam membangun semangat generasi muda yang bergerak di bidang seni dan budaya. Selain itu, dukungan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi terhadap putra-putri daerah yang berupaya membawa nama Kota Malang di level provinsi.
Ajakan dukungan itu juga disertai akses voting melalui kanal resmi Pemerintah Kota Malang. Hingga kini, tahapan pemilihan Duta Kebudayaan Jawa Timur 2026 masih berlangsung dan para finalis dari berbagai daerah terus menjalani serangkaian penilaian.

1 Comment
Thank you for the auspicious writeup. It in fact was a amusement account it.
Look advanced to far added agreeable from you! However, how can we communicate?