Kunjungan Akademik Internasional Universiti Malaya ke FTIK UIN Malang Berakhir Hangat
SMARTLIVE – Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FTIK) Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun jejaring pendidikan internasional melalui program Mobility Student dan kunjungan akademik dari Universiti Malaya, Malaysia. Setelah berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai agenda edukatif dan kolaboratif, rangkaian kegiatan resmi ditutup pada Kamis, 24 September 2026, dalam suasana penuh kehangatan, kebersamaan, dan semangat persahabatan lintas negara.
Penutupan kegiatan ini menjadi momen istimewa yang tidak hanya menandai berakhirnya program kunjungan akademik, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas pengalaman berharga yang telah dilalui bersama oleh mahasiswa dan dosen dari kedua institusi. Acara berlangsung di Aula Micro Teaching FTIK UIN Malang dan dipandu secara interaktif oleh Pak Kelik yang berhasil menciptakan suasana santai, akrab, sekaligus menyenangkan bagi seluruh peserta.
Sejak awal kegiatan penutupan dimulai, suasana penuh antusias sudah terasa. Salah satu agenda yang paling menarik perhatian adalah pertunjukan seni budaya melalui permainan angklung interaktif. Di bawah arahan Pak Kelik, para mahasiswa dari Universiti Malaya dan mahasiswa FTIK UIN Malang diajak memainkan alat musik tradisional khas Indonesia yang terbuat dari bambu tersebut secara bersama-sama. Momen ini menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan selama kegiatan berlangsung. Suara angklung yang dimainkan secara harmonis menciptakan alunan nada yang indah dan menggema di seluruh ruangan. Lebih dari sekadar pertunjukan seni, kegiatan ini menjadi simbol kuat tentang pentingnya kerja sama, kekompakan, dan saling menghargai dalam membangun hubungan antarbangsa.
Kolaborasi antara mahasiswa Indonesia dan Malaysia dalam memainkan angklung juga menggambarkan semangat persatuan yang tumbuh selama program berlangsung. Meskipun berasal dari latar belakang dan budaya yang berbeda, seluruh peserta mampu berinteraksi dengan baik dan menciptakan kebersamaan yang terasa begitu hangat. Setelah sesi budaya selesai, acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari perwakilan mahasiswa Universiti Malaya. Dalam kesempatan tersebut, mereka mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaan karena mendapatkan pengalaman belajar yang sangat berharga selama berada di FTIK UIN Malang.
Para mahasiswa mengaku terkesan dengan sambutan hangat yang diberikan oleh civitas akademika FTIK UIN Malang sejak hari pertama kedatangan mereka. Keramahan mahasiswa, dosen, serta seluruh panitia menjadi salah satu hal yang paling membekas dalam ingatan mereka. Bahkan, menurut perwakilan mahasiswa Universiti Malaya, suasana kegiatan yang berlangsung selama kunjungan akademik ini dapat dirangkum dalam satu kata sederhana namun penuh makna, yaitu “seru”.
Ungkapan tersebut mencerminkan betapa kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat akademik, tetapi juga menghadirkan pengalaman sosial dan budaya yang memperkaya wawasan para peserta. Berbagai aktivitas yang dilaksanakan selama program berlangsung dinilai mampu menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan antarmahasiswa dari kedua negara. Sebagai bagian dari pengenalan budaya lokal dan penguatan hubungan persahabatan, panitia kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti sesi ramah tamah.
Pada kesempatan ini, FTIK UIN Malang menyajikan salah satu kuliner khas Kota Malang yang sudah terkenal di berbagai daerah, yaitu Bakso Malang. Suasana makan bersama berlangsung sangat akrab dan penuh kehangatan. Mahasiswa, dosen, instruktur, serta jajaran pimpinan fakultas duduk bersama menikmati hidangan sambil berbincang santai. Momen sederhana ini justru menjadi salah satu bagian yang paling berkesan karena mampu menciptakan kedekatan emosional di antara seluruh peserta.
Melalui kegiatan ramah tamah tersebut, para mahasiswa Universiti Malaya tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan untuk mengenal lebih dekat budaya kuliner Indonesia yang menjadi bagian penting dari identitas lokal masyarakat Malang. Menjelang berakhirnya acara, seluruh peserta mengikuti sesi foto bersama. Dokumentasi ini menjadi penanda sekaligus kenang-kenangan atas perjalanan kolaboratif yang telah dilalui selama program berlangsung. Senyum dan kebahagiaan yang terpancar dari wajah para peserta menunjukkan bahwa kegiatan ini telah meninggalkan kesan mendalam bagi semua pihak yang terlibat.
Penutupan program Mobility Student dan kunjungan akademik internasional ini menjadi bukti keberhasilan FTIK UIN Malang dalam membangun kerja sama pendidikan yang bersifat global. Lebih dari sekadar kunjungan institusional, kegiatan ini berhasil mempertemukan berbagai perspektif, memperluas wawasan akademik, serta memperkuat hubungan persahabatan antara Indonesia dan Malaysia. Ke depan, hubungan baik yang telah terjalin diharapkan dapat berkembang menjadi berbagai bentuk kolaborasi yang lebih luas, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran mahasiswa, maupun pengembangan program internasional lainnya. Dengan semangat kebersamaan yang telah dibangun selama kegiatan berlangsung, FTIK UIN Malang dan Universiti Malaya memiliki peluang besar untuk terus menciptakan sinergi positif yang bermanfaat bagi dunia pendidikan di tingkat regional maupun global.
