Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
22/04/2026
SMARTLIVE

Dosen UM Jalin Riset dengan University of Melbourne, Bahas Tren Pernikahan Generasi Muda Indonesia

rifamahmudah
  • April 22, 2026
  • 2 min read
Dosen UM Jalin Riset dengan University of Melbourne, Bahas Tren Pernikahan Generasi Muda Indonesia

SMARTLIVE — Universitas Negeri Malang (UM) terus memperkuat jejaring akademik internasional melalui kolaborasi riset lintas negara. Salah satunya dilakukan dosen UM, Prof. Evi Eliyanah, yang menjalankan program research matchmaking di University of Melbourne, Australia.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis UM dalam memperluas kerja sama riset dan publikasi internasional, sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi di level global.

Program itu didukung pendanaan Matchmaking Research Interest dalam skema Equity Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) 2026. Melalui dukungan tersebut, Prof. Evi menjalani penugasan sebagai Visiting Scholar di University of Melbourne pada 29 Maret hingga 11 April 2026.

Selama berada di kampus tersebut, Prof. Evi berkolaborasi dengan Assoc. Prof. Ariane Utomo, pakar demografi dari School of Geography, Earth and Atmospheric Sciences, Faculty of Science, University of Melbourne.

Kolaborasi riset keduanya mengangkat kajian interdisipliner mengenai relasi institusi pernikahan dan perubahan sosial di Indonesia pascareformasi.

Penelitian tersebut memadukan perspektif demografi dan kajian budaya guna mengungkap faktor-faktor yang memengaruhi keputusan generasi muda untuk menikah atau menunda pernikahan.

“Kami melihat adanya pergeseran usia menikah dan tren penundaan pernikahan yang dipengaruhi pendidikan, ekonomi, dan urbanisasi,” ujar Ariane Utomo.

Sementara itu, Prof. Evi menambahkan bahwa aspek budaya juga memiliki pengaruh kuat terhadap perubahan pola relasi sosial di masyarakat.

“Representasi gender dan relasi romantis dalam sinema Indonesia menunjukkan bagaimana norma sosial terus dinegosiasikan,” katanya.

Dari hasil temuan awal, keputusan menikah tidak hanya didorong persoalan ekonomi, tetapi juga dipengaruhi konstruksi sosial mengenai gender, agama, serta norma budaya yang terus berkembang.

Kolaborasi tersebut juga telah menghasilkan satu artikel ilmiah yang dijadwalkan terbit di jurnal internasional bereputasi Comparative Population Studies (CPoS).

Baca Juga:  Pelantikan Sumpah Jabatan 2 perawat gigi dan 85 Calon Dosen Tetap Non-PNS

Artikel itu membahas hubungan antara perubahan sosial dan pola perkawinan di Indonesia melalui pendekatan interdisipliner. Selain itu, satu artikel lanjutan terkait representasi gender dalam narasi pernikahan agama di sinema Indonesia masih dalam tahap penyelesaian.

UM menilai kerja sama ini sejalan dengan komitmen perguruan tinggi dalam mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas, SDG 5 terkait kesetaraan gender, dan SDG 17 mengenai kemitraan global.

Melalui kolaborasi tersebut, UM berharap semakin banyak peluang riset internasional terbuka, terutama pada isu keluarga, gender, dan perubahan sosial yang relevan bagi pengembangan kebijakan nasional maupun global. (Shin)

1 Comment

  • Using yoast seo premium free from GitHub, my site’s time on site became the highest in my niche.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *