16ribu Peserta Serbu UTBK 2026 di UB, Kampus Siapkan Layanan Khusus Difabel
SMARTLIVE — Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 di Universitas Brawijaya diikuti sebanyak 16.225 peserta. Kampus memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan lancar dengan memberikan perhatian khusus bagi peserta difabel.
UTBK di UB digelar selama enam hari, mulai 21 hingga 26 April 2026, terbagi dalam 11 sesi ujian. Untuk menunjang kelancaran pelaksanaan, UB menyiapkan 67 ruang ujian yang tersebar di 16 fakultas, lengkap dengan lebih dari 1.500 unit komputer beserta perangkat cadangan.
Koordinator Pelaksana UTBK UB, Arif Hidayat, menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini juga mengedepankan prinsip inklusivitas. Tercatat ada 13 peserta difabel yang mengikuti UTBK, terdiri dari tunarungu, tunadaksa, dan tunanetra.
“Peserta difabel mendapat perhatian khusus, baik dari sisi layanan, akses lokasi, hingga penyesuaian teknis pelaksanaan ujian,” ujarnya.
Berbagai fasilitas pendukung telah disiapkan, mulai dari ruang ujian ramah disabilitas, jalur akses khusus, hingga pendampingan sesuai kebutuhan masing-masing peserta. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh peserta memiliki kesempatan yang setara dalam mengikuti seleksi.
Selain itu, pengawasan ujian juga diperketat. UB menerjunkan 455 personel pengawas serta 9 tim monitoring dan evaluasi (monev) guna menjaga integritas dan kelancaran pelaksanaan UTBK.
Di sisi lain, tingginya animo calon mahasiswa tercermin dari jumlah pendaftar jalur SNBT 2026 di UB yang mencapai 66.412 orang, sementara daya tampung hanya sekitar 5.793 kursi. Kondisi ini menunjukkan persaingan masuk UB yang semakin ketat.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan inklusif, UTBK 2026 di UB tidak hanya menjadi ajang seleksi akademik, tetapi juga wujud komitmen kampus dalam menghadirkan akses pendidikan tinggi yang adil bagi semua kalangan. (Shin)
