Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
11/08/2026
CITILIVE

Wisata Bromo Ditutup hingga 15 Agustus, Karhutla TNBTS Capai 899,38 Hektare

Shinta lubis
  • Agustus 11, 2026
  • 2 min read
Wisata Bromo Ditutup hingga 15 Agustus, Karhutla TNBTS Capai 899,38 Hektare

CITILIVE – Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo diperpanjang hingga 15 Agustus 2026. Keputusan tersebut diambil karena penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih berlangsung.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) menyampaikan perpanjangan penutupan melalui kanal resminya pada Selasa (11/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Dengan kebijakan tersebut, seluruh aktivitas kunjungan wisatawan ke kawasan Bromo masih dihentikan hingga batas waktu yang ditetapkan. Informasi mengenai pembukaan kembali kawasan wisata akan disampaikan melalui kanal resmi BBTNBTS.

Wisatawan yang telah memiliki tiket dan terdampak penutupan dapat mengajukan refund atau reschedule sesuai ketentuan yang berlaku.

BBTNBTS juga mengingatkan wisatawan yang memesan tiket melalui agen perjalanan untuk meminta bukti transfer pembayaran tiket kepada agen. Dokumen tersebut diperlukan sebagai salah satu persyaratan pengajuan refund.

“Pengajuan refund yang valid wajib disertai bukti transfer pembayaran tiket sesuai ketentuan,” demikian keterangan BBTNBTS.

Karhutla Meluas hingga 899,38 Hektare

Perpanjangan penutupan dilakukan di tengah proses penanganan karhutla yang masih berlangsung di kawasan TNBTS.

Hingga Selasa (11/8/2026) pagi, luas kawasan yang terdampak kebakaran tercatat mencapai 899,38 hektare.

Tim gabungan masih melakukan pemadaman dan penanganan di sejumlah titik. Personel yang terlibat berasal dari BNPB, BPBD lintas daerah, TNI, Polri, Polisi Kehutanan (Polhut), hingga relawan.

Upaya pemadaman menghadapi sejumlah kendala, termasuk kondisi cuaca dan munculnya titik api baru di lokasi berbeda.

Saat ini terdapat sedikitnya tiga kawasan yang terdampak kebakaran, yakni Watangan, Dingklik-Pakis Bincil, dan Argowulan.

Kawasan Watangan menjadi lokasi dengan area terdampak paling luas, mencapai sekitar 817 hektare. Kebakaran di kawasan tersebut pertama kali dilaporkan pada Senin (3/8/2026).

Baca Juga:  Ratna Dewi, Dokterpreneur yang Menginspirasi Perempuan untuk Terus Berkarya

Sementara itu, kebakaran di kawasan Dingklik-Pakis Bincil dilaporkan pada Minggu (9/8/2026). Adapun titik api di kawasan Argowulan baru dilaporkan muncul pada Senin (10/8/2026).

Dengan masih berlangsungnya penanganan karhutla, BBTNBTS memilih memperpanjang penutupan kawasan wisata untuk memastikan proses pemadaman dan penanganan berjalan optimal sekaligus menjaga keselamatan wisatawan.

Informasi terbaru terkait kondisi kawasan dan keputusan pembukaan kembali wisata Bromo akan disampaikan melalui kanal resmi BBTNBTS.