Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
14/07/2026
CITILIVE

Wali Kota Malang Perkuat Kolaborasi Pariwisata, Target Wisatawan Datang Tak Sekadar Sekali

Shinta lubis
  • Juli 14, 2026
  • 3 min read
Wali Kota Malang Perkuat Kolaborasi Pariwisata, Target Wisatawan Datang Tak Sekadar Sekali

CITILIVE – Pemerintah Kota Malang memperkuat sinergi dengan pelaku industri pariwisata untuk meningkatkan daya saing destinasi dan mendongkrak kunjungan wisatawan. Komitmen tersebut ditegaskan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat saat membuka Temu Mitra Pariwisata Kota Malang di Kantor KNPI Kota Malang, Selasa (14/7/2026).

Forum yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha pariwisata, perhotelan, asosiasi, hingga komunitas itu menjadi langkah strategis dalam menyusun arah pengembangan pariwisata yang berkelanjutan sekaligus memperkuat citra Kota Malang sebagai destinasi unggulan.

Wahyu Hidayat menegaskan keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya diukur dari tingginya angka kunjungan wisatawan, tetapi juga dari kualitas pelayanan dan pengalaman yang dirasakan selama berada di Kota Malang.

“Keberhasilan pariwisata bukan hanya soal banyaknya wisatawan yang datang, tetapi bagaimana mereka memperoleh pengalaman yang berkesan sehingga ingin kembali lagi ke Kota Malang,” ujar Wahyu.

Menurutnya, pengalaman positif wisatawan akan menjadi promosi paling efektif melalui rekomendasi dari mulut ke mulut yang mampu memperkuat citra Kota Malang di tingkat nasional maupun internasional.

Wali Kota Malang Perkuat Komitmen Kota Ramah Anak, Dukung Gerakan Nasional RANA Dimulai dari MPLS Ramah 2026

Karena itu, Wahyu mengajak seluruh pelaku industri pariwisata untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menghadirkan pelayanan prima, destinasi berkualitas, serta agenda wisata yang berlangsung sepanjang tahun.

“Yang kita bangun bukan hanya kunjungan, tetapi loyalitas wisatawan agar mereka kembali lagi dan merekomendasikan Kota Malang kepada orang lain,” katanya.

Ia menilai pengembangan sektor pariwisata harus melibatkan berbagai potensi daerah, mulai dari wisata heritage, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, olahraga, hingga wisata religi agar Kota Malang memiliki daya tarik yang semakin beragam.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, mengatakan Temu Mitra Pariwisata menjadi wadah memperkuat komunikasi antara pemerintah dengan pelaku usaha sekaligus menyusun strategi bersama dalam meningkatkan kualitas pelayanan wisata.

Baca Juga:  Masih Macet, Traffic Light Pertigaan Puntodewo Bakal Dievaluasi.

Panduan Lengkap Wisata Religi ke Sunan Kudus untuk Pemula, Mulai Rute, Parkir hingga Tips Berziarah

“Forum ini bertujuan mempererat sinergi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memperkuat kolaborasi untuk mendongkrak kunjungan wisatawan dan pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.

Baihaqi memaparkan, sektor pariwisata Kota Malang terus menunjukkan tren positif. Sepanjang Januari hingga Mei 2025, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 1.468.108 orang, terdiri atas 1.450.449 wisatawan nusantara dan 17.659 wisatawan mancanegara.

Ia menyebut sejumlah destinasi seperti Kayutangan Heritage, kampung tematik, hingga pasar tradisional masih menjadi magnet utama wisatawan. Sementara layanan Malang City Tour (Macito) juga terus diminati dengan 25.840 penumpang sepanjang 2025, sedangkan hingga lima bulan pertama 2026 telah melayani 12.650 penumpang.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat okupansi hotel di Kota Malang rata-rata mencapai 57,8 persen. Pada momentum penyelenggaraan berbagai event nasional maupun internasional, tingkat hunian hotel bahkan meningkat hingga 70 persen, dan beberapa hotel tercatat mencapai okupansi penuh.

General Manager The Alana Hotel Malang, Sistho A. Sreshtho, mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Malang dalam memperkuat industri pariwisata dan perhotelan melalui kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dunia pendidikan, komunitas, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

Melalui Temu Mitra Pariwisata, Pemerintah Kota Malang berharap kolaborasi lintas sektor semakin kuat untuk menghadirkan inovasi destinasi, meningkatkan kualitas layanan, memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay), sekaligus memperkuat posisi Kota Malang sebagai salah satu destinasi unggulan di Indonesia.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *