Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
14/07/2026
CITILIVE

Lewat 1.000 Event, Disporapar Kota Malang Bangun Ekosistem Pariwisata Berkelanjutan dan Dongkrak PAD hingga Rp369 Miliar

Shinta lubis
  • Juli 14, 2026
  • 3 min read
Lewat 1.000 Event, Disporapar Kota Malang Bangun Ekosistem Pariwisata Berkelanjutan dan Dongkrak PAD hingga Rp369 Miliar

CITILIVE – Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang terus membuktikan bahwa sektor pariwisata mampu menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah. Melalui strategi penyelenggaraan 1.000 event sepanjang tahun, Disporapar tidak hanya menghadirkan beragam atraksi wisata, tetapi juga membangun ekosistem yang menghubungkan sektor perhotelan, kuliner, UMKM, transportasi, hingga ekonomi kreatif dalam satu rantai pertumbuhan yang saling menguatkan.

Strategi tersebut mulai menunjukkan hasil nyata. Berdasarkan Laporan Pertanggungjawaban APBD Kota Malang Tahun Anggaran 2025, sektor-sektor yang berkaitan langsung dengan aktivitas pariwisata memberikan kontribusi sekitar Rp369 miliar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi mengatakan, pendekatan pembangunan pariwisata kini tidak lagi hanya berorientasi pada destinasi, melainkan menghidupkan kota melalui kalender event yang berlangsung sepanjang tahun.

“Kami ingin setiap event memberikan dampak ekonomi. Wisatawan yang datang tidak hanya menyaksikan kegiatan, tetapi juga menginap di hotel, menikmati kuliner, menggunakan transportasi lokal, berbelanja produk UMKM, hingga mengunjungi berbagai destinasi wisata di Kota Malang,” ujarnya.

Menurut Baihaqi, konsep tersebut menjadi strategi Disporapar dalam menciptakan multiplier effect yang mampu dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ia menjelaskan, berbagai agenda budaya, festival, konser, sport tourism, pameran hingga kegiatan komunitas dirancang menjadi magnet kunjungan wisatawan sekaligus ruang promosi bagi pelaku usaha lokal.

Program 1000 Event Antar Kota Malang Raih Penghargaan Nasional Sektor Pariwisata Kreatif

“Hampir setiap event selalu berdampak pada meningkatnya okupansi hotel, ramainya restoran, naiknya transaksi UMKM, dan bergeraknya sektor jasa lainnya. Inilah yang ingin terus kami bangun,” katanya.

Sport Tourism Jadi Motor Baru Pariwisata

Salah satu sektor yang berkembang paling pesat adalah sport tourism. Kota Malang kini semakin dipercaya menjadi lokasi berbagai kejuaraan olahraga tingkat regional, nasional hingga internasional.

Baca Juga:  Pj. Wali Kota Batu Salurkan Bantuan Sembako

Event Lari Nasional di Kota Malang Masuk Agenda Tahunan 2027, Target Peserta Tembus 14 Ribu

Menurut Baihaqi, keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen Disporapar dalam memberikan pendampingan kepada penyelenggara, mulai dari proses koordinasi, fasilitasi perizinan hingga sinergi dengan perangkat daerah lainnya.

“Kami ingin penyelenggara merasa mudah ketika menggelar event di Kota Malang. Semakin banyak event berkualitas, semakin besar pula dampaknya terhadap ekonomi daerah,” jelasnya.

Selain dukungan pemerintah, Kota Malang dinilai memiliki berbagai keunggulan kompetitif, mulai dari akses transportasi yang mudah, pilihan hotel yang lengkap, kekayaan kuliner, udara yang sejuk hingga destinasi wisata yang saling terintegrasi.

Kolaborasi Jadi Kunci

Disporapar meyakini keberhasilan pembangunan pariwisata tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Karena itu, kolaborasi bersama pelaku industri, komunitas, akademisi, media, serta masyarakat terus diperkuat melalui berbagai forum kemitraan dan pengembangan kalender event.

Baihaqi menyebut dukungan Pemerintah Kota Malang, termasuk komitmen Wali Kota Malang Wahyu Hidayat dalam mendorong penyelenggaraan berbagai event, menjadi energi positif yang meningkatkan kepercayaan penyelenggara untuk memilih Kota Malang sebagai tuan rumah.

Ke depan, Disporapar menargetkan program 1.000 Event Kota Malang tidak hanya meningkatkan angka kunjungan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan (length of stay), memperbesar belanja wisata, memperkuat citra Kota Malang sebagai kota event, sekaligus menjadikan sektor pariwisata sebagai salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. ( Adv)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *