Rektor UIN Malang Dorong FITK Perkuat Publikasi, Riset, dan Reputasi Digital
SMARTLIVE – Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si., CAHRM., CRMP., mendorong Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) memperkuat publikasi, kualitas riset, tata kelola, serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan reputasi perguruan tinggi.
Arahan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Persiapan Perkuliahan Semester Ganjil 2026 di Ruang Meeting Gedung Megawati Lantai 1, Kamis (6/8/2026). Forum tersebut dihadiri jajaran pimpinan universitas dan pimpinan FITK, mulai dari dekan, wakil dekan, ketua dan sekretaris program studi hingga kepala unit.
Rektor menilai FITK memiliki posisi strategis karena menjadi fakultas dengan sumber daya manusia terbesar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang sekaligus menjadi salah satu penggerak pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Karena itu, FITK didorong tidak hanya meningkatkan kinerja akademik internal, tetapi juga memperluas dampak dan publikasi berbagai capaian kepada masyarakat.
Capaian FITK Diminta Lebih Masif Dipublikasikan
Ilfi menekankan pentingnya memperluas publikasi aktivitas dan capaian perguruan tinggi ke berbagai kanal komunikasi. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), Kuliah Kerja Nyata (KKN), riset, inovasi pembelajaran hingga kegiatan yang berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) dinilai perlu lebih aktif disebarluaskan.
Menurutnya, publikasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman masyarakat terhadap kontribusi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN).
Isu seperti pengentasan kemiskinan, pelestarian lingkungan, filantropi, cash waqf, serta Zakat, Infak, Sedekah dan Wakaf (ZISWA) juga perlu diangkat sebagai bagian dari kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.
Kualitas Jurnal Dosen Perlu Ditingkatkan
Selain publikasi kegiatan, Rektor menyoroti kualitas publikasi ilmiah dosen FITK. Ia menyebut sebagian jurnal dosen masih berada pada peringkat SINTA 4 sehingga perlu didorong naik melalui pendampingan dan kolaborasi dengan Rumah Jurnal.
Peningkatan kualitas jurnal dinilai penting karena berhubungan dengan peningkatan sitasi dosen sekaligus memperkuat posisi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam pemeringkatan perguruan tinggi.
Dengan demikian, publikasi tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga menghasilkan rekognisi yang lebih luas terhadap karya dosen dan institusi.
Tata Kelola dan Smart Class Diperkuat
Di sisi tata kelola, Ilfi meminta percepatan penyelesaian laporan kegiatan dan pertanggungjawaban keuangan. Ketepatan administrasi dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga akuntabilitas sekaligus mendukung optimalisasi penyerapan anggaran.
Penguatan pembelajaran berbasis teknologi juga menjadi perhatian. Pengembangan Smart Class yang telah diterapkan di Gedung A dan Gedung B akan dilanjutkan secara bertahap untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang lebih modern dan interaktif.
Menjelang Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), mahasiswa baru juga didorong ikut memperkuat reputasi digital kampus. Salah satunya melalui pengenalan program studi dan berbagai aktivitas akademik di media sosial serta pemanfaatan kanal digital resmi universitas.
FITK Didorong Jadi Motor Inovasi
Rapat tersebut juga menjadi ruang dialog antara pimpinan universitas dengan sivitas akademika FITK mengenai penguatan akademik, pengembangan sumber daya manusia, kualitas layanan hingga internasionalisasi.
Dengan posisi sebagai salah satu fakultas terbesar di UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, FITK didorong menjadi motor inovasi melalui penguatan riset, publikasi, pengabdian dan kolaborasi.
Arahan tersebut menempatkan reputasi FITK bukan hanya pada capaian internal, tetapi pada seberapa besar karya akademik, riset, inovasi dan pengabdian dapat dikenal serta memberikan dampak kepada masyarakat.
