Lebih dari 200 Ribu Pelanggan Gunakan Stasiun Malang Selama Juli 2026
CITILIVE – Stasiun Malang melayani 212.649 pelanggan kereta api sepanjang Juli 2026, meningkat sekitar 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 210.658 pelanggan.
Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya mencatat, dari total pelanggan Juli 2026 tersebut, sebanyak 103.233 pelanggan berangkat dari Stasiun Malang, sedangkan 109.416 pelanggan tiba di stasiun tersebut.
Pada Juli 2025, jumlah pelanggan yang berangkat tercatat 102.800 orang dan pelanggan yang tiba mencapai 107.858 orang.
Pertumbuhan tersebut menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat yang menggunakan kereta api melalui Stasiun Malang. Moda transportasi tersebut dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari wisata, pendidikan, pekerjaan hingga kunjungan keluarga.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menjadi indikator masih tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api.
“Pertumbuhan ini menjadi bukti bahwa kereta api terus mendapatkan kepercayaan masyarakat sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan untuk berbagai kebutuhan perjalanan,” ujar Mahendro, Sabtu (8/8/2026).
Menurutnya, tingginya mobilitas di Stasiun Malang tidak terlepas dari karakter Kota Malang dan wilayah sekitarnya sebagai daerah tujuan perjalanan masyarakat, khususnya untuk aktivitas wisata, pendidikan dan bisnis.
KAI Perkuat Pelayanan
Menghadapi tingginya volume pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya memastikan kesiapan pelayanan di Stasiun Malang, mulai dari fasilitas stasiun, proses boarding hingga pelayanan selama perjalanan.
Mahendro mengatakan aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan dan ketepatan waktu tetap menjadi prioritas dalam pelayanan pelanggan.
Di sisi lain, KAI terus memperluas pemanfaatan layanan digital untuk memudahkan pelanggan. Pemesanan tiket dapat dilakukan melalui Access by KAI, situs resmi KAI dan kanal resmi lainnya.
Informasi mengenai jadwal perjalanan dan ketersediaan tiket juga dapat diakses melalui layanan digital tersebut.
KAI turut mengoptimalkan penggunaan Face Recognition Boarding Gate yang tersedia di sejumlah stasiun untuk mempercepat proses boarding pelanggan.
Peningkatan jumlah pelanggan juga diikuti evaluasi fasilitas dan pelayanan di stasiun agar dapat menyesuaikan dengan kebutuhan pengguna jasa yang semakin beragam.
Keselamatan Tetap Jadi Prioritas
KAI Daop 8 Surabaya mengingatkan pelanggan untuk mematuhi ketentuan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Pelanggan juga diminta memperhatikan arahan petugas, menjaga barang bawaan serta memberikan perhatian kepada anak-anak dan lansia selama perjalanan.
Mahendro mengapresiasi masyarakat yang memilih kereta api sebagai moda transportasi sepanjang Juli 2026.
“Dengan tercatatnya lebih dari 200 ribu pelanggan selama Juli 2026, KAI Daop 8 Surabaya melihat pertumbuhan tersebut sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Pertumbuhan 1 persen tersebut sekaligus memperlihatkan tingginya mobilitas masyarakat melalui Stasiun Malang dan menjadi momentum bagi KAI untuk memperkuat kualitas layanan, terutama dari sisi keselamatan, kenyamanan dan kemudahan perjalanan.
