Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
22/10/2026
CITILIVE

Pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang Berlanjut, Pemkot Hitung 16 Kendaraan Suplai Air

rifamahmudah
  • Oktober 22, 2026
  • 2 min read
Pemadaman Kebakaran TPA Supit Urang Berlanjut, Pemkot Hitung 16 Kendaraan Suplai Air

CITILIVE,MALANG – Proses pemadaman kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, masih berlangsung hingga hari ini Kamis (22/10). Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menghitung kebutuhan tambahan peralatan untuk mempercepat penanganan titik api.

Wakil Wali Kota Malang Ali Muthohirin saat memantau lokasi TPA Supit Urang mengatakan, kebutuhan peralatan pemadaman diperkirakan mencapai 16 kendaraan atau peralatan suplai air dan delapan alat injeksi air. Penambahan diperlukan untuk meningkatkan jangkauan pemadaman, terutama di area yang sulit dijangkau. Berdasarkan evaluasi di lapangan, peralatan yang tersedia saat ini mampu menangani area sepanjang sekitar 200 meter dalam waktu dua jam.

Dengan tambahan peralatan, jangkauan tersebut ditargetkan meningkat menjadi 400–600 meter dalam durasi yang sama. “Kami berupaya meningkatkan kapasitas pemadaman dengan menambah peralatan dua hingga tiga kali lipat,” ujar Ali saat ditemui di lokasi kebakaran TPA Supit Urang.

Berdasarkan identifikasi visual, area terdampak diperkirakan mencapai delapan hektare. Sementara itu, panjang area yang perlu ditangani diperkirakan lebih dari 4.000 meter. Kebutuhan peralatan masih menyesuaikan kondisi aktual di lapangan. Pemadaman melibatkan sejumlah unsur, di antaranya Pemkot Malang, Pemerintah Kabupaten Malang, Pemerintah Kota Batu, TNI, kepolisian, serta pihak swasta.

Dukungan yang dibutuhkan meliputi suplai air, alat injeksi air, tandon, dan titik pengambilan air untuk menjaga pasokan selama proses pemadaman. Ali menyebut kondisi kontur lahan menjadi salah satu kendala. Suhu panas, angin, dan rumput kering juga berpotensi mempersulit penanganan kebakaran. Meski berharap penambahan peralatan dapat mempercepat proses pemadaman, ia belum menyampaikan target waktu penyelesaian.

Selain pemadaman, Pemkot Malang menyiagakan layanan kesehatan untuk mengantisipasi dampak asap terhadap warga. Koordinasi dilakukan dengan dinas terkait, rumah sakit daerah, dan puskesmas. Masker juga dibagikan kepada warga di kawasan terdampak.Ali mengimbau warga yang mengalami gangguan pernapasan atau keluhan kesehatan akibat asap agar segera mendatangi puskesmas terdekat.

Baca Juga:  Otoritas Arab Saudi Buka Umrah Mulai 4 Oktober

Sementara itu, penyebab kebakaran TPA Supit Urang masih dalam penyelidikan Polresta Malang Kota. Informasi mengenai dugaan aktivitas pembakaran sampah di sisi selatan area TPA belum dapat dipastikan sebagai penyebab kebakaran. Perlu diketahui Kebakaran TPA Supit Urang terjadi pada rabu 21 oktober 2026. Pemkot Malang juga belum memiliki data pasti mengenai jumlah warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat asap kebakaran. (Shin)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *