PAN Malang Raya Mulai Konsolidasi Menuju Pemilu 2029, Targetkan Tambahan Kursi dan 5.000 Relawan
CITILIVE — Partai Amanat Nasional (PAN) Malang Raya mulai melakukan konsolidasi politik menuju Pemilu 2029. Selain menargetkan penambahan kursi legislatif di berbagai tingkatan, PAN Kota Malang membidik pembentukan jaringan hingga 5.000 relawan.
Konsolidasi tersebut terlihat dalam kegiatan “PAN Ggung Rakyat Jatim Merdeka” yang digelar di area parkir Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang dikemas dalam suasana peringatan kemerdekaan itu diikuti kader, simpatisan, dan relawan PAN dari wilayah Malang Raya. Sejumlah kegiatan digelar, mulai senam pagi, lomba kerakyatan, doorprize, bazar UMKM, pasar murah hingga hiburan musik.
Ketua DPD PAN Kota Malang Eko Hadi Purnomo mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 200 hingga 300 kader dan simpatisan dari Kota Malang untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Dari kota sendiri, alhamdulillah kita support untuk senam pagi ini. Kita kira-kira mengirim orang antara 200 sampai 300 orang,” kata Eko.
Menurut Eko, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi kader dan relawan PAN Malang Raya menjelang Pemilu 2029.
“Ini pemanasan mesin partai, sama pemanasan kader-kader, relawan-relawan PAN yang ada di Malang Raya,” ujarnya.
Target Tambahan Kursi 2029
PAN Malang Raya memasang target meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029. Sasaran tersebut mencakup kursi DPR RI, DPRD Jawa Timur, DPRD Kota Malang, DPRD Kabupaten Malang, hingga DPRD Kota Batu.

“Targetnya tahun 2029 supaya DPR RI kita dapat, DPR Jawa Timur kita dapat, DPR Kota Malang maupun DPR Kabupaten Malang maupun Kota Batu, setiap dapil terisi oleh wakil-wakilnya,” tegas Eko.
Ia menyebut target utama PAN adalah menambah jumlah kursi legislatif dibandingkan hasil pemilu sebelumnya.
“Harapannya penambahan kursi,” katanya.
Untuk mengejar target tersebut, PAN mulai memperkuat konsolidasi kader sekaligus jaringan relawan di tingkat akar rumput.
Di Kota Malang, PAN mulai membangun jaringan relawan hingga tingkat rukun tetangga (RT). Eko mengatakan pola awal yang diterapkan adalah menempatkan satu relawan di setiap RT.
“Untuk saat ini per RT satu orang. Akan kita kembangkan lagi,” jelasnya.
Jaringan tersebut ditargetkan berkembang hingga mencapai sekitar 5.000 relawan di Kota Malang.
Menurut Eko, penguatan jaringan relawan menjadi bagian dari persiapan organisasi menghadapi kontestasi politik 2029. Relawan di tingkat RT diharapkan menjadi jaringan komunikasi PAN dengan masyarakat di tingkat paling bawah.
Kegiatan di Stadion Kanjuruhan juga menjadi ruang konsolidasi bagi kader dan simpatisan PAN dari tiga wilayah di Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Dengan target penambahan kursi di berbagai tingkatan legislatif serta pengembangan jaringan hingga 5.000 relawan, PAN Malang Raya mulai mempersiapkan struktur politiknya sejak jauh sebelum tahapan Pemilu 2029.
