Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
29/08/2026
CITILIVE

KA Malabar Tujuan Malang Terlambat Hampir 5 Jam, KAI Sebut Imbas Tertemper Truk di Klaten

Shinta lubis
  • Agustus 29, 2026
  • 2 min read
KA Malabar Tujuan Malang Terlambat Hampir 5 Jam, KAI Sebut Imbas Tertemper Truk di Klaten

CITILIVE — Perjalanan KA Malabar relasi Bandung–Malang mengalami keterlambatan hampir lima jam akibat gangguan operasional di jalur Srowot–Klaten, wilayah Daop 6 Yogyakarta, Kamis (27/8/2026).

Keterlambatan terjadi setelah perjalanan kereta terdampak insiden tertemper truk di JPL 295 pada jalur hulu antara Stasiun Srowot dan Klaten.

Berdasarkan pemantauan KAI pada Kamis pagi, KA 68 Malabar berada di Stasiun Palur pada pukul 06.48 WIB dengan keterlambatan mencapai 297 menit atau sekitar empat jam 57 menit.

Kereta tersebut diperkirakan tiba di Stasiun Malang pukul 11.49 WIB dengan tingkat keterlambatan yang sama.

Gangguan di lintas Srowot–Klaten juga berdampak pada perjalanan PLB 7002A Gajayana Tambahan relasi Gambir–Malang.

Pada pukul 09.48 WIB, kereta tersebut berada di Stasiun Walikukun dengan keterlambatan 35 menit. Gajayana Tambahan diperkirakan tiba di Stasiun Malang pada pukul 14.25 WIB.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan keterlambatan terjadi akibat gangguan operasional di wilayah Daop 6 Yogyakarta yang memengaruhi pengaturan perjalanan sejumlah kereta.

“KAI Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pelanggan atas keterlambatan perjalanan yang terjadi,” ujar Mahendro.

Menurut dia, proses evakuasi sarana di petak jalan Srowot–Klaten telah selesai dilakukan. KAI selanjutnya melakukan pengaturan perjalanan secara bertahap untuk memulihkan pola operasi dan mengurangi dampak keterlambatan terhadap kereta lainnya.

“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat memengaruhi rencana perjalanan pelanggan. Setelah proses evakuasi selesai, petugas terus melakukan pengaturan dan pemantauan agar perjalanan dapat kembali normal secara bertahap dengan tetap mengutamakan keselamatan,” katanya.

KAI mengingatkan estimasi kedatangan kereta masih dapat berubah sesuai perkembangan kondisi operasional di lapangan.

Bagi penumpang yang terdampak keterlambatan, KAI menyiapkan service recovery sesuai ketentuan. Bentuk layanan disesuaikan dengan durasi keterlambatan, mulai dari pemberian minuman, makanan ringan, hingga makanan berat.

Baca Juga:  NCFS Regional Malang 2026 Resmi Digelar, Disporapar Kota Malang Dorong Lahirnya Talenta Futsal Mahasiswa Nasional

Mahendro mengatakan pelayanan tersebut diberikan sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan yang mengalami gangguan perjalanan.

KAI juga mengimbau penumpang untuk terus memperbarui informasi perjalanan melalui petugas di stasiun dan kanal resmi KAI selama proses pemulihan operasional berlangsung.