Netwriter can get reward Join NowDaftar / Login Netwriter
24/02/2024
CITILIVE

Pj. Wali Kota Malang dan Gubernur Jatim Apresiasi Peran Muslimat NU

  • Februari 1, 2024
  • 2 min read
Pj. Wali Kota Malang dan Gubernur Jatim Apresiasi Peran Muslimat NU

CITILIVE– Penjabat (Pj.) Wali Kota Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadiri Pengajian Akbar Peringatan Harlah ke-78 Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) bertajuk ‘Membangun Ketahanan Keluarga untuk Menguatkan Ketahanan Nasional’ di GOR Ken Arok Kota Malang, Selasa (30/1/2024).

Melansir Malangkota.go.id, Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan apresiasi atas peran dan kontribusi Muslimat NU yang sangat luar biasa. Jemaah Muslimat NU dikatakannya sangat mendukung dan mendorong berbagai program pembangunan di Kota Malang

“Kami berharap di masa mendatang Mulimat NU sebagai salah satu organisasi perempuan dapat terus memberikan sumbangsih nyata terhadap keberlanjutan pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat,” harap Wahyu.

Menurutnya, di era saat ini perempuan memiliki peran besar dalam setiap aspek pembangunan. Oleh karena itulah perempuan masa kini harus menanamkan bahwa perempuan Indonesia adalah sosok yang tangguh, mandiri dan berdaya. “Sinergi dan kolaborasi yang sudah terbangun selama ini harus dipertahankan dan ditingkatkan,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Jatim yang merupakan Ketua Umum Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan pengajian akbar ini adalah rangkaian dari kegiatan yang sebelumnya telah dilaksanakan di Gelora Bung Karno Jakarta. “Rangkaian Harlah Muslimat NU ini biasanya terus berlangsung selama enam bulan,” jelas Khofifah.

Oleh karena itu konsolidasi di lingkungan Muslimat NU disebutkan Khofifah harus terus dilakukan, dan tetap memberikan doa terbaiknya demi bangsa dan negara ini. “Kita berdoa di sini, tapi resonansinya insyaallah menggema ke seluruh negeri. Ini dibutuhkan membangun keseiringan antara kerja-kerja profesional, kerja-kerja terukur dengan indikator yang sudah disiapkan oleh masing-masing daerah, provinsi, maupun nasional,” urainya.

Doa dan keberseiringan itu disampaikannya akan menjadi kekuatan yang sangat penting. “Supaya apa yang ingin dicapai berseiring dengan rida dan berkah Allah SWT,” pungkas Khofifah. (cah/yon)